Mas Narno DPPKAD. Berangkat Pagi Pulang Pagi Yang Penting APBD Sukses.

Mas Sunarno SH Kepala DPPKAD Pemkab Klaten
Klaten Mattanews.Com – Malam itu lampu kantor lantai II blok C yang berada di gedung komplek perkantoran Pemkab Klaten, Jawa Tengah masih tampak menyala. Aktivitas penghuninya masih tampak, padahal jam sudah menunjukkan jam 02.00 dini hari menjelang pagi. Ternyata didalam ruang tersebut masih ada kepala DPPKAD Sunarno yang tengah lembur ditemani beberapa stafnya serta pejabat SKPD lain yang terkait dalah hal penyusunan anggaran.

“Berangkat pagi pulang malam atau pagi, bagi semua jajaran di bagian DPPKAD sudah biasa mas. Karena tugas kita menyusun dan menghitung semua anggaran belanja dan keperluan untuk jalannya pemerintahan, maka semua harus selesai tepat waktu, tepat dan benar. Salah sedikit urusannya dengan KPK atau BPK. Apalagi jika menjelang penyusunan APBD, tidur kantor dan pulang pagi adalah hal biasa mas”, demikian diungkapkan orang nomor satu di DPPKAD Pemkab Klaten Sunarno SH saat sarapan bareng di kantin pemda.

Menurut Sarno tanggung jawab semua pimpinan di SKPD sebenarnya sama, karena sudah punya tupoksi masing masing. Mungkin DPPKAD harus sedikit extra karena berkaitan dengan uang dan anggaran serta pembiayaan semua kegiatan pemerintahan. Sehingga memang diperlukan kerja yang extra hati hati, cermat, teliti, cepat, tepat dan prosedural.

“Saya kira semua kepala SKPD punya tanggung jawab sama. Jika kepala atau staf di DPPKAD sampai harus lembur – lembur dan pulang pagi, karena memang itu tugas dan kuwajibannya, maka semua harus dijalani dan tidak boleh mengeluh”, ujarnya.

Kesibukan sosok bapak dua anak ini memang tergolong super sibuk dibanding yang lain. Namun semua dilakukan guna memberi yang terbaik untuk Klaten. Maka tak heran atas kerja kerasnya Klaten mendapat predikat WTP dalam laporan penyelenggaran keuangan daerah beberapa waktu lalu. Dan ini sebuah prestasi besar karena baru pertama kali diraih Klaten, karena sulit untuk meraih predikat ini.

Sukses mengelola keuangan daerah tak hanya sampai disitu, pada tahun ini Klaten juga mampu meraih sukses dibidang pajak PBB dimana pencapaian angka lunas PBB sebesar Rp 20 milliar. Angka fantastis dimana pada akhir tahun ini ditargetkan bisa mencapai Rp 21 milliar.

Sebuah peningkatan siginifikan dibidang perpajakan dimana dengan sekitar 553 ribu wajib pajak Klaten mampu meraih angka sebesar itu. Padahal capaian tahun sebelumnya tidak pernah lebih dari angkaa tersebut bahakan bisa dibilang jauh sekali.

Alumnus Sarjana Hukum UKSW Solotigo ini mengawali karier PNSnya pada tahun 1991. Pernah menjabat sebgai Kasubag kepegawaian jaman pak Wagiyono, beliau juga pernah menjadi staf di kantor Catatan sipil saat dipegang Abu Darin. Karier terus meningkat putra asli Randulanang jatinom ini dipercaya menjadi Kasubag TU di kantor Catatan Sipil masa priode mas Edi Hartanto.
Mas Narno bersama Bupati Klaten Hj Sri Hartini
Tahun 2012 oleh Bupati beliau dipercaya untuk mengatur keuangan daerah dengan tampil sebagai kepala DPPKAD. Jabatan tersebut hingga kini terus dijalaninya. Di era kepemimpinan baru yakni Srikandi Sri Hartini beliau tampanya masih diberi kepercayaan penuh. Bupati Sri Hartinipun tak mau “Ngutak – utik” posisi beliau saat terjadi mutasi dijajaran pejabat eselon II.

Desember mendatang SOT dan mutasi akan terjadi lagi. Namun tampaknya beragai prestasi dan kematangan serta kecermatan beliau dalam mengatur keuangan daerah telah memikat orang nomor satu di Klaten. Sehingga kecil kemungkinan Bupati Sri hartini akan menggeser jabatan beliau pada SOT mendatang. Selamat dan sukses brooooo(tev)    

Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...