Klaten Membangun. 99 Persen Dana DID Untuk Perbaikan Jalan Dan Jembatan.

Kepala PU&ESDM Klaten Ir Tajudin Akbar cek ketebalan jalan cor di Ngawen
Klaten Mattanews.ComKlaten mendapat hadiah bonus dana DID (Dana Intensip Daerah) sebesar Rp 55.6 milliar. Dana tersebut berhasil diterima Kabupaten Klaten Jawa Tengah karena beberapa raihan prestasi yang dicapai Kabupaten Klaten ditahun 2016 ini. Pertama Klaten meraih WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) dalam laporan keuangan penggunaan anggaran  yang tepat waktu dan baik serta kinerja perangkat yang mengalami perbaikan secara signifikan.

Dari dana sebesar itu Bupati Klaten Hajah Sri Hartini sepekat dan menyetujui agar digunakan untuk prbaikan infra struktur jalan dan jembatan. Hal ini mengingat masih banyak jalan di kabupaten Klaten yang perlu perawatan intensif serta peningkatan.

“Saya telah perintahkan kepala Bapeda dan PU untuk menganggarkan dan menggunakan dana tersebut guna perbaikan infra struktur khususnya jalan dan jembatan. Jalan sangat vital bagi kelancaran perekonomian rakyat, khususnya di pedesaan maka sudah saatnya mendapat perhatian yang serius”, ujar Bupati.

Kepala Bapeda Klaten Bambang Mbalak Sigit Sinugroho menjelaskan semua intruksi Bupati sudah dijalankan dan mulai dikerjakan pada tahun 2017 nanti. Menurut Bambang dari dana sebesar Rp 55,6 milliar tersebut yang digunakan untuk perbaikan jalan sebesar Rp 48,3 milliar, sekitar Rp 6 milliar untuk pembangunan 3 buah jembatan dan PJU, serta pembiayaan non fisik sekitar Rp 600 juta.   
Kepala Bapeda Klaten Bambang Mbalak Sigit Sinugroho
Menurut Bambang dalam tahun 2017 mendatang 18 titik ruas jalan di Kabupaten Klaten akan diperbaiki dengan dana DID. Dari jumlah tersebut 9 titik ruas jalan mengalami peningkatan jalan dengan menggunakan aspal dan 8 titik ruas jalan peningkatan jalan dengan kontruksi cor. 8 ruas jalan yang akan menggunakan kontroksi cor antara lain, jalan parikesit Mlese, jalan Perawatan Nangsri tahap II, jalan Paseban – Kalikebo, jalan Mipitan – Kadilajo, jalan Karangnongko – Lebak, jalan Jiwan – Kayumas dan jalan Ngemplakseneng – Genengsari.

“ Untuk total anggaran perbaikan jalan di kabupaten Klaten tahun 2017 sebesar Rp 121.220.000 dengan sumber dana DID,DAK dan APBD. Sesuai anggaran yang ada sekitar 31 titik ruas jalan di Kabupaten yang akan mengalami peningkatan dan perbaikan. Sedang kontruksi jalan disesuaikan dengan besar anggaran dan kondisi tanah yang ada. Dan ini merupakan komitmen Bupati Klaten dalam upaya memperbaiki infra struktur khususnya jalan di Kabupaten Klaten guna kelancaran jalannya perekonomian dari desa ke kota”, ujar Bambang.

Sementara Kepala PU dan ESDM Klaten Ir Tajudin Akbar menjelaskan saat ini Klaten memiliki jalan sepanjang 769.63 kilometer, dengan kualitas jalan kelas III. Dengan kondisi jalan yang hanya kelas III tersebut menurut Tajudin beban berat yang melintas diatasnya maksimal hanya 8 ton tekanan gandar. Sementara yang terjadi di Klaten rata rata angkutan yang melintas dijalan tersebut bermuatan lebih dari 9 ton, inilah penyebab utamanya hancurnya jalan di Klaten.

“ Penyebab utama hancurnya jalan di Klaten, khsusunya dijalur galian C karena overload muatan dimana rata-rata truk yang melintas dengan membawa beban lebih dari 9 ton, bahkan bisa 11 ton. Padahal daya tahan jalan kelas III maksimal hanya 8 ton tekanan Gandar. Maka selama masalah ini tidak bisa diatasi, maka perbaikan jalan hanya percuma, karena tidak akan bertahan lama”, tegasnya saat melakukan sidak jalan di beberapa daerah, Selasa (22/11) kemarin (neo)
Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...