Klaten Kembali Tergenang Air. Hujan Seharian Rendam ratusan rumah di 3 Kecamatan

Beginilah kondisi wilayah Klaten di kecamatan Cawas, Wonosari dan Gantiwarno.
Klaten Mattanews.Com – Ratusan rumah warga di desa Mbener, Kecamatan Wonosari Klaten Jawa Tengah tergenang air, akibat meluapnya sungai Dengkeng yang lokasinya tak jauh dari pemukiman penduduk. Selain warga Kecamatan Wonosari banjir juga menggenangi ratusan rumah di kecamatan Gantiwarno serta areal persawahan di kecamatan Bayat dan Cawas Klaten.

Data lapangan terungkap ketinggian air di desa Bener yang menggenani tiga dukuh diantaranya dukuh Bendo dan Tegalrejo mencapai 1,5 meter. Sementara di wilayah Gantiwarno sekitar 50 centimeter. Di Wonosari banjir terjadi karena meluapnya sungai Dengkeng yang bemuara di Bengawan Solo. Posisi rumah penduduk yang berada dibawah tanggul sungai, membuat desa ini menjadi langganan tetap banjir tahunan.

Sementara di Gantiwarno banjir terjadi karena meluapnya beberapa aliran sungai yang berhulu di perbukitan pegunungan wilayah Gunung Kidul. Praktis air dari gunung meluncur deras menghantam daerah yang rendah dalam hal ini sebagian wilayah Kecamatan gantiwarno. Demikian pula halnya banjir yang kembali menggenangi areal persawahan di Kecamatan Cawas. Dimana sekitar 90 hektar sawah tergenang air dengan kerugian hampir Rp 1 milliar.

Kepala BPBD Klaten Bambang Giyanto menjelaskan banjir yang terjadi di Klaten terjadi karena debit air dari atas terlalu tinggi. Sementara dibawah banyak sungai yang rusak karena terjadi pendangkalan dan kotor akibat sampah, sehingga air meluap dan menggenangi rumah dan persawahan penduduk.

Bupati Klaten Hj Sri Hartini usai melakukan sidak banjir di Cawas menegaskan telah memerintahkan BPBD dan jajaran terkait untuk segera menyikapi bencana banjir yang melanda sebagian wilayah Klaten. Untuk langkah darurat Bupati memerintahkan agar petugas lapangan dibantu relawan dan masyarakat bisa melakukan pemasangan brojong kawat dan karung berisi pasir, sebagai langkah mengurangi resiko.

“ Sungai yang mengalami sidementasi dan kotor akibat pembuangan sampah memang menjadi salah satu penyebab terjadinya banjir. Namun yang harus dipahami, luapan air terjadi di wilayah Gantiwarno, Cawas dan sebagian Wonosari dan Karangdowo, karena itu daerah rendah atau tangkapan air, sehingga setiap musim hujan pasti terjadi genangan air, apalagi saat ini curah hujan sangat tinggi”, ujarnya.(hilal)
Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...