Bu Jokowi Bagi Bagi Buku di Pos PAUD Ananda Bowan Delanggu.

Ibu Negara Iriana Joko Widodo membagikan alat sekolah pada siswa sekolah
Klaten Mattanews.Com - Kamis (24/11) Ibu Negara Hajah Iriana Joko Widodo mengunjungi Pos Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Ananda Desa Bowan kecamatan Delanggu. Kedatangan isteri presiden dan rombongan diterima kepala PAUD setempat Tentrem Wigati, didampingi ketua TP PKK Prop Jateng Atikoh Ganjar Pranowo, Bupati Klaten Hajah Sri Hartini dan pejabat lain.

40 menit disekolah ini ibu negara melihat dari dekat keberadaan anak didik disertai bincang-bincang dengan pengelola dan peserta didik PAUD. Sebelum meninggalkan lokasi untuk menuju ke alun – alun Klaten istri Presiden Jokowi ini berkenan memberi bantuan berupa peralatan musik Rebana, Peralatan Sekolah, Alat  Peraga Edikatif (APE) , boneka, dan arena bermain anak (plorotan) serta  makanan ringan dan minuman pada para siswa.

Sebelum menaiki kendaraan bus yang disediakan, Nyonya Iriana dikerubuti masyarakat dan siswa SD yang hadir untuk bersalaman dan minta kenang-kenangan. Permintaan tersebut dilayani ibu Iriana dengan membagi – bagikan buku, peralatan sekolah  serta payung. Melihat keramahan istri Presiden tak ayal warga dan siswa langsung merengsek maju untuk berebut dan saling berdesakan agar bisa mendapatkan hadiah dari ibu negara.
Ibu Negara Iriana Jokowi didampingi Bupati Klaten Hj Sri Hartini tinjau Paud Ananda
Kepala Sekolah PAUD Ananda.Bowan,Tentrem Wigati mengemukakan, kedatagan isteri presiden Joko Widodo mebuat bangga masyarakat sekitar utamanya para pengelola dan siswa PAUD setempat. Kabar mendadak tersebut secara resmi diterima dari Pemerintah kabupaten Selasa (22/11) lalu, namun dari pusat baru kemarin sehingga persiapan dilakukan seadanya. “ Kedatangan ibu negera karena tertarik keberadaan Pos PAUD yang didirikan oleh pengurus Pemberdayaan Kesejateraan Keluarga (PKK) desa Bowan pada 24 Oktober 2011 lalu“ ujarnya.

Sekolah yang berdiri sekitar 5 tahun lalu, dijelaskan Nyonya Tentrem hingga saat ini telah mengentaskan sekitar 100 siswa lebih ke jenjang yang lebih tinggi. PAUD yang didirkan tahun  2011 tersebut pada awalnya yang memiliki 13 peserta didik, terus berkembang jumlahnya yang tahun lalu mencapai 32 siswa untuk tahu 2016 ini peserta didik Klas A 9 anak dan Klas B 13 anak. “ Ibu negara berpesan agar anak-anak dibimbing dengan baik,sebab merekalah calon pemimpin bangsa di masa datang “  jelasnya.(han/tim)
Share on Google Plus

Salam mattanews com

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...