Bantuan UPPO Lenyap. Kelompok Tani "Tani Makmur" Tangkisanpos Di Adukan Ke Kejaksaan

Kejaksaan Negeri Klaten saat menerima pelapor
Klaten Mattanews.Com - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Forum Merah Putih Klaten mengadukan kelompok tani  “Tani Makmur” Tangkisan Pos, Jogonalan, Klaten ke Kejaksaan Negeri Klaten, terkait dugaan penyimpangan bantuan UPPO (Unit Pengolahan Pupuk Organik ) tahun 2011. Senin(7/11).

Langkah tersebut diambil untuk menidak lanjuti pengaduan masyarakat dan warga tangkisan pos, Jogonalan, Klaten terkait dugaan raibnya aset dan bantuan yang di kelola oleh pengurus kelompok tani “Tani Makmur”.

“Dari hasil investigasi di lapangan, telah di dapatkan kesimpulan, bahwa bantuan UPPO Yang di kelola oleh kelompok tani “Tani Makmur” Tangkisanpos, sudah menyalahi aturan, dan terindikasi adanya penyimpangan.”Ujar Sugeng Haryanto,ketua LBH Forum Merah Putih Klaten. Untuk itu, Forum Merah Putih Klaten mengadukan pengurus kelompok tani “Tani Makmur” ke kejaksaan negeri Klaten atas unsur dugaan penyimpangan bantuan UPPO 2011 yang bernilai Rp.340,- juta.

“Hilangnya alat untuk pengelolaan pupuk organik dan raibnya 35 sapi bantuan dari kandang, patut di duga telah melanggar UU RI No.31 tahun 1999 juncto UU RI No. 20 tahun 2001. Tentang tindak pidana korupsi” Tegas Sugeng Haryanto.

Menurut data yang ada pada LBH Forum Merah Putih Klaten, pada tahun 2011 ada beberapa kelompok tani Kabupaten Klaten menerima bantuan UPPO dari Kementrian Pertanian. Masing-masing kelompok menerima bantuan senilai Rp. 340,-Juta. Dari total nilai tersebut  di bagi menjadi beberapa item di antaranya untuk  pembelian 35 ekor sapi, pengadaan alat pegelolaan pupuk dan pembuatan kandang serta rumah kompos.

Namun dari beberapa kelompok penerima bantuan UPPO, tinggal beberapa kelompok yang masih eksis mengelola aset bantuan tersebut. Sedangkan beberapa kelomok di tengarai, telah melakukan penyimpangan terkait pengelolaan bantuan UPPO.(faruq)
Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...