Atasi Pendangkalan Sungai, Pemkab Klaten Sewa Bego Selama 1 Tahun.

Kepala sekolah sungai Joko Sawaldi dihadapan peserta sekolah
Klaten Mattanews.Com – 100  peserta dari berbagai komunitas mengikuti sekolah sungai yang diadakan di Aula Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Klaten di kelurahanGayamprit Kecamatan Klaten Selatan Senin (28/11). Sekolah Sungai Klaten Angkatan 2 berlangsung selama 3 hari mulai tanggal 28 hingga 30 November 2016 diikuti 100 peserta secara resmi dibuka oleh Asisten Administrasi Sekda Haji Sri Winoto mewakili bupati.

Ketua Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten Bambang Giyanto selaku ketua panitia penyelenggara mengemukakan, kegiatan sekolah sungai Klaten angkatan 2 tahun 2016 dikuti 100 peserta. Mereka berasal dari utusan Komunitas relawan 14 peserta, Warga Bantaran Sungai 53 peserta dan utusan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait 33 peserta. “ Warga Bantaran Sungai dari Hulu hingga Hilir di Sungai Kongklangan ( Woro Purba ), Sungai Borangan dan Sungai Ujung, agar membentuk komunitaspecinta sungai “ jelasnya.,

Kegiatan untuk memberi pemahaman pada masyarakat tentang upaya mengembalikan fungsi sungai sebagaimana mestinya dan pengurangan resiko bencana banjir itu diselenggarakan selama 3 hari mulai tanggal 28 hingga 30 November 2016. Tampil sebagai pemateri Dosen Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta Dr Agus Maryono (Penggagas Restorasi Sungai Indonesia), Kalakhar BPBD Provinsi Jateng dan Klaten, Kepala Sekolah Sungai Klaten  Jaka Sawaldi.

Asisten Administrasi Sekda Haji Sri Winoto mewakili bupati mengatakan, kegiatan sekolah sungai dilaksanakan sebagai upaya untuk mengembalikan fungsi sungai sebagaimana mestinya dan pengurangan resiko bencana banjir.  Sehingga peserta diharapkan dapat mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh agar dapat menguasai materi sebagai bahan untuk mengajak masyarakat lingkungan sekitarnya dalam membentuk masyarakat pecinta sungai.

Hal tersebut juga ditegaskaan Kepala Sekolah Sungai Klaten Haji Jaka Sawaldi yang mengatakan, kegiatan sekolah sungai tidak tidak sama dengan bersih-bersih sungai, karena dalam program sekolah sungai peserta diberi bekal untuk membersihkan sungai yang benar termasuk menjaga kelangsungan hidup ekositemnya. Sehingga kedepan sungai akan banyak membawa manfaat masyarakat sekitar, baik dibidang pertanian, ekonomi kesehatan dan lain-lain.

Lebih lanjut Jaka Sawaldi yang kesehariannya menjabat Sekda Klaten mengemukakan, melihat kondisi sungai di Klaten banyak yang mengalami pendangkalan, tahun 2017 mendatang Pemkab mengalokasikan anggaran untuk menyewa Bego (eskavator) selama setahun. Kebijakan tersebut diambil untuk mengadakan pengerukan sungai yang  mengalami pendangkalan, dilakukan bekerja sama dengan Kodim 0723/Klaten yang kini memiliki sejumlah Bego(han/red)


Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...