Angka Inflasi Di Klaten Menurun.Manfaatkan Lahan Untuk Tanaman Produktif.

Budidaya tanaman produktif mampu menekan laju inflasi daerah.
Klaten Mattanews.Com - Bagian Perekonomian Kabupaten Klaten mengadakan sosialisasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Klaten tahun 2016 di Pendopo Kabupaten Klaten, Kamis (24/11). Sosialisasi bertujuan untuk mengendalikan harga agar tetap stabil rendah dan terjaga. Kegiatan diikuti sekitar 500 peserta dari unsur Tim Pengendalian Inflasi Daerah, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Kepala Desa dan Kepala Kelurahan.

Dalam kegiatan ini disampaikan materi mengenai Indeks Harga Konsumen dan Inflasi serta Peran Tugas dan Fungsi Bank Indonesia. Sedang narasumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) Klaten Ahmad Isbani serta Analis Bank Indonesia Surakarta Sarwoto.

“ Kehadiran kepala desa dan lurah diharapkan dapat membantu menekan laju inflasi daerah, dengan cara mengajak anggota PKK untuk gemar menanam sayuran agar mampu mencukupi kebutuhan sendiri sehingga  harganya tidak melambung tinggi”, ujar Budi Sarjono Kasubag pembinaan perindak dan UKM bagian perekonomian Kabupaten Klaten, saat menyampaikan laporan penyelenggaraan sosialisasi TPID.

”Harga cabe yang melambung tinggi saat ini antara lain bisa dicegah dengan cara ibu-ibu menanam cabe di lahan pekarangan yang dimiliki agar jumlahnya banyak, dan harganya tidak membumbung tinggi,” katanya.

Sedang Kepala Bagian Perekonomian Setda Cahyo Dwi Setyanto menjelaskan, angka inflasi di Klaten pada tiga tahun terakhir menunjukkan trend menurun. Tahun 2013, angka inflasinya sebesar 7,92 persen. Tahun 2014 menjadi 7,75 persen. Dan tahun 2015 angkanya menjadi 2,57 persen. “Penurunan angka inflasi daerah tergantung dari penurunan harga barang atau jasa dan perilaku masyarakat setempat,” ujarnya.(l.suk 8)

Share on Google Plus

Salam mattanews com

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...