6 Bulan Terkatung - Katung Pencetakan Kartu Tani Di Wedi Belum Jadi. Terhambat Nama Ibu Kandung.

Camat Wedi Kukuh Riyadi memberi penjelasan pada petani
Klaten Mattanews.Com - Dari sebanyak 3.200 petani di Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten yang diusulkan untuk mendapatkan Kartu Tani, ternyata baru 1.784 Kartu Tani yang sudah divalidasi. Ada sejumlah kendala yang dialami BRI sehingga pencetakan Kartu Tani terhambat. Hal ini disampaikan Kepala Bank Rakyat Indonesia (BRI) Unit Wedi Heri Eko saat pertemuan rutin Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) tingkat Kecamatan Wedi di Balai Desa Sukorejo, Kamis (10/11).

Heri Eko menjelaskan, syarat pembuatan rekening Kartu Tani di BRI yaitu nama petani, fotocopy KTP, dan nama ibu kandung dari petani dimaksud. “Syarat pokok untuk membuka rekening di BRI itu adalah fotocopy KTP dan nama ibu kandung. Lha, dari data (petani yang diusulkan) yang kita terima dari PPL (penyuluh pertanian lapangan) Wedi, nama ibu kandung dari petani belum tercantum. Maka proses pembuatan Kartu Tani sedikit terhambat,” katanya.

Lambatnya proses pembuatan Kartu Tani ini mendapat  tanggapan dari para petani di Wedi. Pengurus Kelompok Tani Sukorejo, Dalino misalnya, sangat menyayangkan kejadian ini. “Kami sudah mengumpulkan KTP petani itu sekitar 6 bulan yang lalu. Tetapi, mengapa sampai sekarang Kartu Tani tersebut baru tercetak sebanyak itu? Kalau memang ada kendala, silakan dikomunikasikan dengan kelompok tani. Kami berharap, kartu tani bisa segera tercetak,” harapnya.

Terkait, Camat Wedi Kukuh Riyadi meminta agar petani tidak perlu panik terkait pencetakan Kartu Tani itu. “Pasti, Pemerintah akan memberikan solusi. Karena pada prinsipnya, Pemerintah ingin menyejahterakan rakyat”,  ujarnya. (L.ta/1)
Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...