TK ABA Buntalan I Sekolah Gempa Dan Kebencanaan Di BPBD Klaten

Anak anak TK ABA Buntalan I saat lakukan simulasi memadamkan api kebakaran
Klaten Mattanews.ComSukses menggelar kegiatan extra kulikuler tentang keagamaan, TK ABA Buntalan I Klaten, Jawa Tengah kembali melakukan kegiatan extra kulikuler tentang kebencanaan. Didampingi seluruh tenaga guru pengajar sekitar 96 siswa siswi TK ABA mengikuti kegiatan edukatif tentang kebencanaan di komplek kantor BPBD (badan Penanggulangan Bencana Daerah) Klaten. Para siswa diberi bimbingan, pengetahuan serta cara-cara menghadapai berbagai bencana oleh para instruktur dari kantor BPBD dan pemadan kebakaran.

Dimulai pukul 08.00 anak anak mulai mendapat pelajaran teori dan pemahaman tentang apa iti bencana dan bagaimana menyikapinya. Pertama anak-anak diberi penjelasan serta pengetahuan tentang bencana gempa, gunung meletus, banjir hingga terjadinya kebakaran baik secara teori dan melihat tayanagan visual saat terjadi gempa dan gunung meletus. Usai mendapat penjelasan dari instruktur anak – anak diajak mengikuti dan merasakan langsung jika terjadi bencana.
Keluarga besar TK ABA Buntalan I foto bersama kakak pembina
Pertama anak menuju miniatur gunung api teraktif didunia yakni gunung Merapi yang letaknya diujung barat utara wilayah Klaten. Setelah diberi penjelasan tentang gunung meletus dan harus bagimana menghadapinya, anak anak langsung melakukan simulasi bagaimana harus menyelamatkan diri. Baik dari bahaya lahar, timbunan matrial hingga hujan abu.

Usai melakukan simulasi gunung meletus pelajaran dilanjutkan dengan simulasi jika terjadi gempa. Anak anak pemberani ini diharuskan masuk rumah gempa yang terbuat dari bambu dan beratap ijuk, kemudian beberapa detik digoyang-goyang. Perumpamaan terjadi gempa ini langsung direspon anak-anak. Mereka langsung duduk tengkurap ambil melindungi kepala masing – masing.

Pengetahuan terakhir yang diterima anak anak TK kelas nol A dan B ini ialah seputra bencana kebakaran. Dipandu para instruktur dan guru pembimbing anak - anak diberi kesempatan memegang selang air dan menyemprotkan kearah obyek kebakaran.
Anak- anak saat melakukan Simulasi ketika ada bencana gempa
Kepala Sekolah TK ABA Buntalan I Sugiyarti Spd menjelaskan pengiriman anak ke sekolah kebencanaan dinilai sangat penting karena Klaten termasuk daerah rawan bencana, terutama bencana gunung Merapi dan gempa. Diharapkan pemahaman dan pengetahuan tentang kebencanaan yang ditanamkan sejak dini akan menambah wawasan serta ilmu pada anak dan bisa mereka lakukan jika sewaktu-waktu Klaten mengalami musibah.

“ Ini bagian dari kegiatan extra kulikuler TK ABA yang selalu kita isi dengan kegiatan yang bersifat edukatif dan bermanfaat bagi anak dan masyarakat. Gempa dan gunung meletus adalah bencana yang setiap saat bisa menyapa rakyat Klaten. Maka sudah sewajarnya jika anak- anak kita beri pemahaman dan wawasan tentang bencana alam sejak sekarang”, ujarnya (Neo Ramadhan)

Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...