Ragil Guntur Pamungkas 3 Tahun Melawan Tumor Ganas. Ingin Sekali Sholat Di Masjid

Bupati Klaten berkenan mengunjungi Guntur dirumahnya Kebondalem Lor Prambanan
Klaten Mattanews.ComRagil Ragil pamungkas pemuda berusia 25 tahun ini kini, badannya kurus kering tampak layu tak bersemangat. Pemuda warga dukuh Bugelan, Desa Kebondalem Lor, Prambanan Klaten Jawa Tengah ini memang tak seperti dulu lagi. Gagah, grapyak dan enerjik. Karena tumor ganas yang dalam istilah medisnya tumor nasofarin sudah dalam katagori stadium 4, maka yang bersangkutan hanya bisa pasrah menunggu mukzizat dari Tuhan Yang Maha Kuasa untuk kesembuhan penyakit yang dideritanya.

Sejak lama putra Ny Minggir dari 4 bersauadara ini terkena sakit tumor yang tumbuh ditenggorokan dianatara saluran pernafasannya. Kondisi semakin parah dalam 3 tahun terakhir karena pertumbuhannya begitu cepat. Sehingga tenggorokan bagian kanan dan bawah mulai membesar dan mengeras layaknya batu.

Berbagai upaya mencari penyembuhan telah dilakukan. Dari satu rmah sakit kerumah sakit lain hingga pengobatan non medis maupun herbal dilakukan. Siapaun yang memberi tahu, sebatas itu sebuah petunjuk demi kesembuhan pasti diikuti. Namun hingga kini penyakitnya tak kunjung sembuh. Bahkan konon dokterpun sudah angkat tangan tak bisa melakukan operasi karena kondisi tubuh dan penyakitnya yang sudah tidak memungkinkan.

Keterbatasan ekonomi salah satu penyebab dirinya kini hanya bisa pasrah dan berserah diri dalam mencari kesembuhan. Warga dan pemuda setempat yang merasa iba dengan penderitaan Guntur secara suka rela membuatkan kamar tidur buatnya, karena selama ini dia hanya tidur diatas lantai ditempat terbuka.

“Saya merasakan sakit yang luar biasa buk. Apalagi jika rasa sakit dikepala mulai menyerang. Sehingga apa saja yang ada didekaat saya saya buang sambil memukul- mukul benda yang ada didekaat saya. Saya tak kuat lagi menahan sakit ini buk. Tapi saya harus sembuh saya ingin selalu beribadah”, ujarnya saat dikunjungi Bupati Klaten Hj Sri Hartini beberapa waktu lalu.
Guntur dan ibunya bersama Bupati Klaten Hj Sri Hartini
Dihadapan orang nomor satu di Klaten Guntur mengatakan sudah berupaya kemana saja untuk berobat mencari kesembuhan. Namun keterbatasan ekonomi dirinya tak mampu melanjutkan pengobatan. Yang dilakukan saat ini hanya tinggal kemo teraphi dan pengobatan herbal sambil menunggu mukzizat dari Tuhan.

“Yang saya harapkan saat ini hanya kesembuhan dan ingin beribadah berlama lama di masjid. Saya ingin sekali selalu ada di masjid untuk menganggungkan nama Alloh dan memohon ridloNya. Namun karena kondisi saya seperti ini, semua belum bisa saya lakukan”, harapnya.

Bupati Klaten Hajah Sri Hartini didampingi plt Kepala Dinas kesehatan Klaten meminta agar Guntur tetap kuat dan tabah menjalani cobaan anugrah dari Tuhan. Selama ada kemauan dan keyakinan sembuh Insya Alloh Tuhan akan memberi mukzizat kesembuhan. Untyk itu Bupati meminta agar mas Guntur tetap semangat dan optimis bisa sehat seperti semula.

Terkait dengan penyakit Guntur, Bupati menegaskan telah meminta plt Kepala Dinas kesehatan untuk terus memantau dan memberi pelayanan kesehatan pada yang bersangkutan agar cepat memperoleh kesembuhan. “Saya telah perintahkan pada plt Kepala Dinas Kesehatan untuk terus memantau dan mengontrol kondisi Guntur, jika memang perlu tindakan medis petugas harus sigap dan cepat bertindak”, ujarnya.(tev)
Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...