Kapolres Klaten Diganti Putra Daerah AKBP Darwis. Terimakasih Semuanya Kecuali Wartawan.

AKBP Darwis Kapolres Klaten yang baru
Klaten Mattanews.ComKembali salah satu putra Daerah terbaik pimpin Klaten. Kali ini ada di jajaran Kepolisian Resosrt Klaten. AKBP Muhammad Darwis mantan Kapolres Bogor secara resmi menjadi Kapolres Klaten. Acara yang ditandai dengan upacara pedang pora dan dilanjutkan perpisahan di Pendopo Kabupaten Klaten Rabu (18) memastikan hengkangya Kapolres Klaten yang lama  AKBP Faizal untuk menduduki jabatan barunya Polres di Jakarta Barat.

AKBP Muhammad Darwis adalah putra kelahiran Klaten tepatnya Sumopura, Kecamatan Jogonalan, Kabupaten Klaten. Mantan alumni SMA Negeri I ini berjanji siap melanjutkan semua program Kapolres sebelumnya sekaligus menjalankan semua intruksi Kapolri khusunya terkait masalah pungli dan korupsi.

“Saya masih baru belum tahu Klaten secara keseluruhan. Namun sebagai prajurit saya siap dan akan menjalankan semua intruksi Kapolri, misalnya masalah pungli dan korupsi. Untu itu sesuai instruksi Kapolri yang sifatnya nasional, maka di Polres Klatenpun nanti akan kita bentuk Satgas pemberantasan pungli dan korupsi. Dan bagi warga yang ingin mengadu silahkan hubungi nomor seluler saya di 082.210.501.997”, ujar Darwis
Acara lepas sambut Kapolres lama dan baru
Sementara itu dalam acara lepas sambut di pendopo Klaten yang berlagsung Selasa malam, ada hal menarik yang cukup menggelitik berbagai pihak termasuk kalangan perss. Dimana saat Kapolres yang lama memberi kata sambutan dan ucapan terima kasih, hampir semua kalangan mulai dari Instansi, Ormas dan lembaga lain disebut. Hanya satu yang idak mendapat ucapan selamat atas kerjasamanya yakni insan perss.

Menggelitik yang dimaksud disini ialah betapa insan perss selama ini sudah sangat aspiratif dan pro aktif dalam mensuport semua kegiatan jajaran Polres Klaten. Namun ketika ucapan terima kasih itu dilontarkan justru mereka dibuat “tidak ada” dalam kamus ingatan kegiatan. Sehingga ucapan selamat dan terima kasih malam itu banyak mengundang asusmi dan praduga.

Apakah Kapolres marah dan “sakit hati” karena sebulan menjelang lengsernya dari jabatan Kapolres Klaten namanya sempat terpampang di media terkait mobil mewah. Jika memang hal itu menjadi penyebabnya maka berbagai kalangan berharap Kapolres baru tidak memiliki sifat pendendam atau mudah melupakan kerja sama.”Kita tidak berharap dan tidak ingin tampil, hanya menyayangkan sikap Kapolres yang telah “meniadakan” kita di kamus kerjanya selama ini”, ujar salah satu wartawan (get)
Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...