Hari Santri Di Klaten Ditandai Penanda Tanganan Anti Narkoba. NU Siap Perangi Terorisme Dan Radikalisme.

Muspida Klaten dan tokoh NU menanda tangani gerakan anti narkoba
Klaten Mattanews.Com – Sekitar 5000 warga NU (Nahdltul Ulama) Klaten memadati lapangan alun-alun Klaten dalam rangka memperingati hari Santri Nasional yang jatuh pada tanggal 22 Oktober 2016. Dalam apel besar yang dihadiri Sekda Klaten Joko Sawaldi, Kapolres Klaten AKBP M Darwis, para tokoh dan sesepuh NU dan tamu undangan lain ditandai dengan penanda tanganan gerakan anti narkoba.

Dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan samsudin Asrofi salah satu pengurus PB NU Klaten, pengurus besar NU Prof Dr.KH. Said Agil Siroj MA menegaskan keberadaan di Indonesia tidak tidak bisa dilepaskan dari heroik perjuangan bangsa ini dalam perang kemerdekaan guna mencapai kemerdekaan.

Perobekan bendera Belada di atas hotel Oranye Surabaya yang dilakukan para santri saat itu, membuktikan para santri memiliki andil besar dalam proses berdirinya bangsa ini. Tokoh tokoh santri saat itu seperti Kiai Abbas, KH.Abdul Wahab Hasbullah, Bung Tomo, Cak Ruslan Abdulgani, KH Mansyur, Cak Dul Arnowo dan banyak lagi, adalah para komandan perjuangan yang tak pernah sedikitpun gentar menghadapi kaum penjajah.

Maka dalam peringatan hari Santri Nasional ini, perlu saya tekankan, keluarga besar NU siap tampil digarda terdepan dalam mempertahankan NKRI dari rong-rongan musuh yang akan memecah belah bangsa. NU selalu menjadi pioner dalam mewujudkan perdamaian dunia. Maka menjadi tanggung jawab semua warga NU untuk selalu merapatkan barisan demi tegaknya Pancasila dan NKRI.
Sekitar 5000 warga NU Klaten ikuti apel besar hari Santri di alun-alun kota Klaten
“Perjuangan dan pengabdian NU padaa negera ini sudah terbuki dan teruji. Tampilnya para sanyri saat itu seperti Kiai Abbas, Bung Tomo, Cak Ruslan Abdulgani, Kh.Mansyhur, KH.Abdul Wahab Hasbullah dan lainya dalam berperang melawan menjajah, bukti betapa cintanya warga NU pada ibu pertiwi dan rela mati dalam mempertahankan bangsa dan negara”, ujarnya.

Untuk itu, dalam memperingati hari santri saat ini ada tiga pokok penting yang harus dipegang teguh seluruh keluarga besar NU. Pertama melawan segala bentuk anarkisme, radikalisme, terorisme yang bertentangan dengan Pancasila dan NKRI, Jihad melawan kebodohan, kemiskinan dan ketertinggalan serta Jihad melawan narkoba dan bekerja bersama semuaa elemen bangsa menciptakan Indonesia bebas narkoba. (tev)
Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...