Golden Memories, Sudah Eksis Di Klaten Sejak Tahun 1998. Dan Kini Disusul Komunitas Gomes.

Anggota Gomes Klaten pimpinan Joko Sulistianto
Klaten Mattanews.Com – Golden memories Indosiar muncul dan meledak. Acara Yang ditayangkan mulai jam 5 sore ini memiliki tempat tersendiri bagi penonton televisi khususnya mereka yang memiliki kenangan di era tahun 60 hingga 80an. Di Klaten acara seperti ini pernah digelar dan mendapat respon yang luar biasa. Diprakarsai oleh mantan Mbak Jawa Tengah Apriliyani istri ketua Kadin Klaten Otto Saksono komunitas yang saat itu diberi nama “Tembang Kenangan” menjadi salah satu komunitas pertemuan yang diminati banyak kalangan saat itu.

Saat itu acara tembang kembangan digelar setiap bulan sekali dengan kemasan live show yang juga mendatangkan penyanyi guna memeriahkan acara. Satu hal yang perlu dicatat acara tembang kenangan yang digelar saat itu tidak sekedar mencari hiburan, namun kegiatan amal yang justru diutamakan. Sehingga setiap pagelaran pasti disertai pemberian sumbangan atau donatur bagi saudara - saudara yang kurang beruntung dan membutuhkan.  

“Golden memories sebenarnya sudah ada di Klaten sejak tahun 1998,dimana kegiatan ini pertama kali dimunculkan oleh mantan Mbak jateng Apriliani dan mas Otto Saksono. Saat itu kegiatan nyanyi bareng lebih banyak bertujuan sosial amal, sehingga setiap pagelaran kita menyisihkan sedikit rejeki untuk kita sumbangkan pada saudara kita  yang membutuhkan. Sehingga banyak yang terbantu dengan kegiatan tersebut ”, ujar Tegoeh batavia yang sat itu menjadi humasnya tembang kenangan saat itu.
Otto Saksono penggagas komunitas tembang kenangan Klaten tahun 1998
Kini komunitas serupa kembali lahir di Klaten Jawa Tengah. Gomes (Golden Memories Comunity) lahir 3 bulan lalu, komunitas ini kini semakin eksis menyusul suksesnya acara Golden memrories di Indosiar. Beranggotakan para penggemar tembang lawas group yang diketuai mas Joko Sulistio ini untuk sementara sudah memiliki 25 anggota tetap.

Group ini terbentuk dari satu ketertarikan yang sama para anggota dengan lagu-lagu era tahun 70 dan 80 an. Dari sinilah akhirnya group ini lahir dan eksis tanpa mengkhususnya pada salah satu jenis musik dan penyanyi.

 “ Golden memories comunity, merupakan salah satu kegiatan untuk mengangkat kembali lagu-lagu lama yang masih enak di dengar, dan Gomes terbuka bagi siapa saja penggemar lagu kenangan yang ingin bergabung” ujar Joko Sulistiyo, ketua Golden memories comunity.

Di tambahkan oleh Joko Sulistiyo, keberadaan komunitas golden memories comunity sendiri selain sebagai ajang silaturohmi juga sebagai sarana refresing bagi anggotanya yang rata-rata berusia 50 tahun ke atas.

“Kita seperti kembali muda lagi dengan menyanyikan lagu-lagu yang pernah menjadi kenangan kita di waktu muda. Dan ini merupakan cara refresing bagi kami-kami” imbuh Joko Sulistiyo.
Untuk sementara kegiatan yang di lakukan oleh komunitas Golden memories komunity sebatas berkumpul bersama. Namun, tidak menutup kemungkinan kedepan komunitas Gomes akan melakukan kegiatan-kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat Klaten.

Pertemuan di lakukan satu bulan sekali, di minggu kedua dan bergilir menempati rumah anggota komunitas. Keberadaan komunitas golden memories comunity tentunya semakin menambah semaraknya dunia musik Klaten.(hilal alfarouq.)
Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...