Geranat (Bom) Peninggalan Belanda Ditemukan Warga Di Krakitan Bayat.

Geranat (bom) peninggalan perang yang tak sempat meledak
Klaten Mattanews.Com - Benda mencurigakan yang di duga sebuah geranat di temukan warga Krakitan, Bayat, Klaten di area perkebunan. Oleh warga, penemuan benda mencurigakan tersebut segera di laporkan kepihak Kepolisian guna menghindari hal-hal yang tidak di inginkan. Sabtu (01/10).

Benda yang di duga granat tersebut di temukan oleh Aseh Subakir di area perkebunannya, saat itu dirinya sedang mengerjakan lahan untuk persiapan tanaman  jagung. Pekerjaannya terhenti sesaat karena cangkulnya membentur benda keras yang dikira sebuah batu, namun  setelah dilihat lebih lanjut benda yang menghentikan pekerjaannya tersebut terbuat dari besi dan di duga sebuah granat.

"Setelah tak lihat-lihat kok kaya geranat, saya lapor ke aparat" ujar Aseh Subakir warga pojokan RT. 03 RW. 11 Krakitan, Bayat penemu geranat.
Petugas Polres dan Koramil Bayat saat amankan lokasi bom
Mendapat laporan warga, Babinsa desa Krakitatan, Bayat Serda Fajar Suseno segera menuju TKP untuk memastikan temuan itu.  Setelah dilakukan pengamatan lebih lanjut di pastikan benda tersebut sebuah geranat KO 60 Komando.

Sesaat setelah itu di lakukan koordinasi dengan Babinkamtibmas dari Polsek Bayat untuk menindak lanjuti temuan itu. Keduanya tidak berani mengambil tindakan karena di perkirakan geranat KO 60 Komando masih aktif. Saat ini temuan geranat tersebut langsung ditangani Polres Klaten guna  evakuasi, dan pengamanan.

Sementara menurut salah satu petugas dijelaskan granat tersebut merupakan sisa perang jaman penjajahan Belanda yang tidak sempat meledak. Karena masih aktif, benda tersebut harus diamankan oleh tim Jihandak karena memiliki daya ledak tinggi. " granat ini masih aktif dan bahaya karena memiliki daya ledak tinggi", ujarnya. (hil)
Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...