Blangko Kosong. Dukcapil Klaten Hentikan Cetak E-KTP. Warga Diberi Surat Keterangan.

Spanduk dipasang didepan kantor Dukcapil Klaten
Klaten Mattans.ComSejak diumumkan  untuk sementara tidak bisa melakukan cetak E-KTP Kantor  Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Klaten, Jawa Tengah,  tidak lagi dibanjiri pengunjung. Padahal sebelumnya Para pencari E-KTP selalu berjubel bahakan ada yang datang sejak subuh dan pulang malam. Surat keterangan sementara sebagai E-KTP ternyata kurang diminati warga.

Terhitung sejak 5 Oktober 2016 Dinas Kependududkan dan Catatan Sipil Klaten telah memasang spanduk pengumuman yang isisnya untuk ementara tidak melakukan cetak E-KTP. Hal tersebut dilakaukan karena stok matrial berupa keping e-KTP dari Kementerian Dalam Negeri  kosong. Pembuatan E-KTP akan kembali dlakukan jika satok matrial keping KTP dang dari Jakarta. Sementara guna tertib admistrasi kependudukan warga akan diberi layanan surat keterangan penganti E-KTP sementara berlaku 6 bulan.
Rela antre sejak subuh demi mendapat E-KTP di dukcapil Klaten
Surat keterangan sementara teresebut memiliki fungsi  sama dengan E-KTP, bisa digunakan warga untuk melakukan aktifitas kegiatan sehari hari. Dengan surat keterangan tersebut warga bisa melakukan transaksi diperbankan, mencari SIM, mencari pekerjaan, mendaftar sekolah atau  melakukan kegiatan lainnya. Intinya surat keterangan tersebut memiliki kekuatan hukum sama dengan E-KTP. Dan para pemegang surat keterangan telah terdata dalam database kependudukan.

“ Bagi mereka yang sudah melakukan foto dan perekaman data, untuk sementara kita beri surat keterangan penggganti E-KTP . Surat keteragan tersebut bisa digunakan untuk persyaratan tertib adminsitrasi kependudukan di semua kegiatan, misalnya transasksi perbankan, mencari sekolah, mengurus BPJS/Askes, asuransi atau pekerjaan lainnya”, demikian ditegaskan Ke Kepala Disdukcapil WidyaSutrisna.

Ditemui di ruang kerjanya, Rabu (5/10), Widya menjelaskan surat keterangan pengganti e-KTP berlaku secara nasional dan kekeosongan terjadi hampir disetiap ibukota Kabupaten atau propinsi. Diharapkan dalam waktu 1 hingga 2 bulan kedepan stok keping E-KTP sudah ada, sehingga layanan pembuatan E-KTP bisa dilakukan kembali. “ Untuk sementara kita tidak bisa melakukan cetak E-KTP. Jika semua matrial keping sudah ada kita siap mencetak kembali”, tegasnya.

Sebelumnya, jumlah penduduk Kabupaten Klaten yang belum melakukan perekaman data e-KTP sekitar 83 ribu dari 976 ribu wajib KTP. Dan, hingga saat ini baru 50% yang melakukan perekamanan data e-KTP di Dinas Dukcapil Klaten. Sementara jumlah pencari E-KTP setiap harinya mencapai angka 1000 orang , sementara  yang terlayani hanya sekitar 300 hingga 500 keping E-KTP. (ok/red)
Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...