1000 Merah Putih Berkibar Di Embung Tirtomulyo. Menuju Desa Wisata Alam Tegalmulyo Di Lereng Merapi

Seribu merah putih dilereng Merapi dengan latar belakang gunung Merapi
Klaten Mattanews.Com - Pengibaran 1000 bendera warnai peringatan Hari Sumpah Pemuda di Embung Tirtomulyo, Sapuangin, Tegalmulyo, Kemalang, Klaten, Minggu (30/10). Selain memperingati hari Sumpah Pemuda, acara ini merupakan salah satu upaya pemerintah Desa Tegalmulyo dalam memperkenalkan desa Tegalmulyo Sebagai Desa wisata.

Menurut Kepala Desa Tegalmulyo Sutarno, daerahnya memiliki beberapa obyek wisata yang cukup menarik namun belum banyak di ketahui banyak orang. Dengan momentum hari sumpah pemuda dan adanya Embung Tirtomulyo yang baru selesai di bangun, ia manfaatkan untuk mempromosikan daerahnya dengan menggelar acara pengibaran 1000 bendera dalam memperingati hari sumpah pemuda.
Wisata alam Tegalmulyo tak kalah dengan Kaliurang
“Kami memperkenalkan Desa Telogomulyo sebagai Desa Wisata melalui kegiatan pengibaran 1000 bendera dalam peringatan Sumpah Pemuda di lokasi embung, sehingga masyarakat luas mengetahui potensi wisata yang ada di desa kami” Ujar Kepala Desa Tegalmulyo, Sutarno.

Dengan semakin banyak masyarakat mengetahui desa wisata Tegalmulyo dan banyak yang datang ke tempat kami tentunya akan mendongkrak ekonomi masyarakat.

Sebenarnya, penggunaan embung Tirtomulyo sendiri baru akan di resmikan pada bulan Desember mendatang, namun karena di pandang memiliki nilai jual untuk di jadikan obyek wisata maka di sepakati untuk di perkenalkan ke masyarakat sebelum peresmian.

Di bangunnya embung Tirtomulyo oleh pemerintah melalui CSR merupakan sarana pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat Tegalmulyo dan sekitarnya oleh pemerintah melalui CSR. Sehingga masyarakat dapat terpenuhi akan kebutuhan air di  musim kering.
Kepala Desa Tegalmulyo Kemalang
“Biasanya warga Tegalmulyo membeli air dari bawah dengan harga 150 hingga 180 per-tanki” ujar Eko warga Tegalmulyo. Dengan adanya embung Tirtomulyo sambung Eko, masyarakat bisa memanfaatkannya air yang ada dengan biaya yang terjangkau.

Saat ini sumber air untuk mengisi embung baru memanfaatkan curah hujan, namun untuk kedepannya tidak menutup kemungkinan akan memanfaatkan sumber mata air yang ada untuk mengisi embung.Dengan luas 0,6 hektar dan kapasitas 10.000 m3 air, dapat di pastikan mampu memenuhi kebutuhan air bersih bagi  masyarakat Tegalmulyo di musim kemarau.

Terkait dengan tempat wisata, desa Tegalmulyo ada beberapa obyek wisata yang menarik untuk di kunjungi, selainembung Tirtomulyo ada wisata Goa Jepang, bascam dan jalur pendakian merapi, arena sepeda gunung. Selain pengibaran 1000 bendera, untuk memperingati  sumpah pemuda dan perkenalan desa wisata Tegalmulyo,kegiatan di meriahkan dengan dengan beragam hiburan kesenian radisional.(hilal)

Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...