Ngebet Bisa Ikut Nikah Massal, Puluhan Anak Jalanan Gruduk Kantor Dukcapil Klaten

Petugas Dukcapil Klaten saat menerima perwakilan dari anak jalanan
Klaten Mattanews.ComNgebet bisa mengikuti nikah massal, sekitar 20 Anjal (Anak Jalanan) yang terdaftar di rumah singgah Klaten binaan imam shidig mendatangi kantor Disdukcapil Klaten untuk melakukan perekaman E-KTP dan pengurusan administrasi kependudukan. Selasa (27/9). Mereka ingin segera mendapat E-KTP agar bisa terdaftar dalam proyek nikah masal yang rencananya akan digelar di Pendopo Kabupaten Klaten Okober mendatang.

Menurut Imam Shidiq, selain mentaati peraturan pemerintah terkait pemutakhiran data kependudukan, pengurusan E-KTP tersebut menjadi salah satu persyaratan administrasi wajib bagi peserta nikah massal yang akan di selenggarakannya."Ada 15 hingga 20 orang yang rekam data , dan rencananya KTP tersebut akan gunakan untukelengkapi syarat nikah massal" ujar Imam

Terkait, program nikah massal yang akan dilaksanakan pertengahan bulan Oktober mendatang juga terbuka untuk umum. Rencananya kegiatan tersebut akan bertempat di Pendopo kembar Klaten. "Tidak hanya anak jalanan, masyarakat umum juga boleh ikut dalam nikah massal ini" imbuh imam.

Lebih lanjut Di katakan bahwa menikah merupakan formula dalam memutus mata rantai anak jalanan. Dengan ikatan pernikahan, anak jalanan akan memiliki tanggung jawab menafkahi keluarga, dengan begitu pemikiran mereka akan segera terbuka umtuk mencari pekerjaan dengan penghasilan yang layak.

Terpisah, Plt Kabid (Kepala Bidang) Pendataan dan Perekaman Kependudukan Disdukcapil Klaten Sri Hartanto menegaskan, akan memberikan kemudahan pelayanan bagi anak jalanan dan penghuni pantai asuhan dalam mengurus administrasi kependudukan."Sesuai dengan instruksi dari Provinsi, Disdukcapil akan memberikan kemudahan pelayanan bagi anak jalanan dan penghuni pantai asuhan" paparnya.

Di katakan lebih lanjut, kemudahan yang di berikan oleh Disdukcapil Klaten untuk anak jalanan dan penghuni pantai asuhan yaitu dengan cara mengalokasikan waktu khusus sehabis jam kerja, sehingga tidak mengurangi waktu pelayanan bagi masyarakat umum.

"Kami alokasikan waktu khusus pada sore hari, namun sebelumnya kami sudah bagikan formulir untuk mengetahui data apa saja yang di miliki dan yang tidak di miliki sehingga ketika sampai sini sudah OK" Kata Sri Hartanto.

Selain Perekaman E-KTP rombongan anak jalanan yang datang salah satunya ada yang mengurus administrasi kependudukan berupa pembuatan akte kelahiran, pungkas Sri Hartanto Plt Kabid Perekaman dan Pendataan kependudukan Disdukcapil Klaten. 

Sementara beberapa anjal kepada wartawan mengatakan mereka siap menikah karena ingin merubah nasib dan pola hidup agar bisa lebih baik dan mandiri."Sudah saatnya kita berubah dan itu hanya bisa dilakukan jika kita sudah berumah tangga dan dituntut tanggung jawab sebagai kepala keluarga. Selain untuk syarat nikah kita mencari E-KTP juga untuk identitas diri dan mencari pekerjaan", ujarnya (hamilton hil)


Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...