Jelang Idul Adha Pemkab Klaten Lakukan Pengawasan Hewan Qurban. Harga Sapi Capai Rp 22,8 juta/ekor.

Petugas tengah periksa kesehatan sapi qurban
Klaten Mattanews.Com - Jelang hari raya Idul Adha Senin (12/9) Pemerintah kabupaten Klaten melalui Bidang Peternakan Dinas Pertanian setempat melakukan Pemantauan Pengawasan Peredaran Hewan Korban 1437 Hijriyah/ 2016. Hasil pantauan oleh tim yang dilakukan di rumah ternak dukuh Gabugan Candirejo Ngawen dan pasar hewan Pedan Selasa ( 6/9), menunjukkan hewan ternak yang diperdagangkan dalam kondisi sehat dan layak untuk korban.

Di rumah ternak dukuh Gabugan Candirejo Ngawen milik Siswanto petugas melihat 17 ekor sapi siap kirim dengan harga mulai Rp 18 juta hingga Rp. 22,5 juta. Hasil pengawasan hewan yang ada dalam kondisi sehat dan tidak cacat fisik sebagaimana yang dipersyaratkan dalam agama.

Demikian halnya yang terjadi di pasar hewan (sapi) Pedan dan pasar Kambing Keden Pedan, hewan yang diperdagangkan kondisi layak korban,karena memenuhi syarat yang berupa sehat fisik, umur telah memenuhi persyaratan. “ Ada sapi yang mengalami lecet namun tidak mengurangi persyaratan untuk dijadikan hewan korban, karena bisa dikasih obat agar cepat kering dan tidak dihinggapi lalat “ kata koordinator tim pemantauan dan pengawasan hewan korban Awiq Purwanti.
Harga sapi di pasaran mulai Rp 18 juta hingga Rp 22,8 juta/ekor
Bidang Peternakan pada hari H (pelaksanaan korban), kata Awiq Purwanti lebih lanjut, akan menerjunkan Tim Pemantau dan Pengawasan Hewan Korban. Tim sebanyak 22 personil ditambah seorang petugas teknis dari masing-masing kecamatan, akan dibagi menjadi 5 kelompok melakukan tugas  pemantauan disejumlah tempat untuk mengawasi hewan korban sembelihan. “ Masyarakat dihimbau agar tidak mengonsumsi hati sapi maupun hati kambing yang kedapatan penyakit cacing hati “ jelasnya.

Mulyadi pedagang Kambing beralamat di Penggung Ceper mengemukakan, target peroleh dagangan hewan kambing korban tahun ini sebanyak 100 ekor, namun hingga pukul 10.30 baru mendapatkan 10 ekor seharga Rp 2 juta hingga Rp. 3 juta. Perburuan kambing yang akan dikirim ke Jakarta sebenarnya sudah dilakukan sejak kemarin ke pasar hewan Prambanan dan peternak langsung,  namun hasil belum sebagaimana yang diharapkan. “ Tahun ini harga kambing setiap ekornya mengalami kenaikan 10 hingga 20 persen “ terangya.

Saman pedagang kambing asal Kalikuning Kalikotes yang biasa mangkal di pasar Kambing Pedan mengemukakan, penjualan hewan korban khususnya kambing tahun ini mengalami kenaikan dbanding hari biasa. Hingga pukul 10.00 dirinya sudah bisa kambing Jawa Bligon seharga Rp. 2,2 juta, Rp. Rp. 2,5 juta dan Rp. 2,8 juta, diharapkan hingga siang hari bisa menjual 7 ekor.(han/mas/red)
Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...