Diduga Lakukan Penyimpangan Warga Laporkan Perangkat Desa Sabrang Ke Ganjar Pranomo.

Salah satu jalan yang dikeluhkan warga
Klaten Mattanews.Com - Warga  Sabrang, Delanggu, Klaten laporkan penggunaan Dana Desa (DD) ke gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Menurut warga penggunaan dana di duga dalam implementasinya tidak sesuai dengan RAB (Rencana Anggaran Biaya) dan LPJ yang telah di laporkan.
"Kami akan melaporkan temuan kami ke gubernur Ganjar Pranowo, langsung, sesuai dengan apa yang pernah disampaikan beliau, bahwa warga harus ikut berperan dalam pengawasan penggunaan dana desa" Ujar Sudarmaji (LHS) atau yang biasa di panggil Om Heng.

Dugaan penyimpangan terkait dengan pekerjaan pembangunan kios yang terletak di wilayah dusun I/RW 7 dan pekerjaan pengecoran jalan di RW 2 menurut Om Heng apa yang tertulis di LPJ tidak sesuai kondisi di lapangan.
Kios yang dianggap  bermasalah
"Kami sudah mengantongi bukti-bukti terkait penyimpangan yang di lakukan oleh panitia dan perangkat desa terutama bendahara desa" kata Om Heng. Selain itu lanjut Om Heng, dirinya juga memiliki rekaman pengakuan perangkat desa mengenai penggunaan sisa anggaran dari pekerjaan tersebut, papar Om Heng. Dengan adanya temuan dugaan penyimpangan yang telah di lakukan oleh panitia dan perangkat desa di desa Sabrang, harapkan pemerintah baik dari Provinsi maupun pemerintah kabupaten Klaten menindaklanjuti serta memberikan sangsi terhadap dugaan penyimpangan yang telah di lakukan.

Di tambahkan oleh Joko Pur (JP) dan Yulianto (Y) pekerjaan yang di Danai oleh dana desa terkesan asal-asalan, sehingga bangunan yang belum genap berumur satu tahun sudah mulai mengelupas.
"Cor beton jalan belum genap satu tahun, namun sudah mulai retak dan mengelupas di sana-sini" ujar Joko menambahi.

Terpisah, Bendahara desa Sabrang, Delanggu, Klaten Jaka Lestianta saat di temui di kantor desa membantah dugaan penyimpangan yang di tujukan padanya. menurut , Jaka L apa yang di kerjakan sudah sesuai dengan tupoksinya.

"Sebagai bendahara desa saya hanya menjalankan tugas dan fungsi saya, dana pembangunan betonisasi dan pembuatan kios saya serahkan sesuai dengan RAB kepada kelompok masyarakat yang mengajukan, sedangkan untuk pembuatan LPJ saya hanya sebatas mengumpulkan nota-nota dan selanjutnya saya buat LPJ" terangnya.(hil/red)
Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...