Bupati Sri Hartini Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Rumah Sehat Di Nengahan Bayat.

Bupati Klaten Hj Sri Hartini lakukan peletakan pondasi rumah warga
Klaten Mattanews.Com - Klaten, Bupati Klaten Hj Sri Hartini menyerahkan bantuan sosial untuk masyarakat miskin di kecamatan Bayat sebesar Rp. 1,68 milyar rupiah Rabu (14/09). Bantuan dengan wujud  pemugaran Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) pada 210 Kepala Keluarga yang tersebar di 11 desa di Kecamatan Bayat, dimaksud guna membantu warga yang kurang beruntung agar memiliki rumah yang sehat dan laik huni dengan harapan mampu memberi semangat untuk hidup lebih maju dalam upaya meningkatkan kesejahteraanya.

Didampingi kepala BAPPEDA Bambang Balak Sigit Sinugraha, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Tajudin Akbar, Kepala BAPERMAS Jaka Purwanto, serta Camat Bayat Edy Purwanto, Bupati berkenan langsung meninjau lokasi pemugaran rumah di desa Nengahan sekaligus melakukan peletakan batu pertama. Tanpa canggung orang nomor satu di Klaten ini memegang cetok dan labur, mengankat batako untuk dipasang sebagai pondasi pertama rumah.

Sementara diluar acara protokoler yang sudah ditetapkan Bupati Klaten secara mendadak melakukan takjiah melayat pada salah satu warga Nengahan yang saat itu tengah berduka ayahnya meninggal. Kunjungan mendadak Bupati kerumah duka ini mengejutkan keluarga dan perangkat yang ada. Usai melayat Bupati meneruskan kunjungannya ke kantor kecamatan Bayat guna memberi pengarahan pada warga penerima bantuan.  
Bupati Sri Hartini blusukan masuk pawon penduduk berbaur dengan warga
Dalam sambutannya, Sri Hartini mengatakan keberadaan rumah tidak hanya dipergunakan untuk berteduh saja. Karena juga untuk berkumpulnya keluarga, maka setelah pemugaran dilakukan dengan memanfaatkan dana dari Pemkab Klaten, diharapkan penghuninya semakin tenang karena lebih aman dan sehat dibadingkan dengan sebelumnya. “ Kedepan Pemkab Klaten terus berupaya  mengalokasikan anggaran untuk pemugaran RTLH agar kesejahteraan masyarakat terus meningkat “ ungkap Sri Hartini.

Kepala BAPERMAS Jaka Purwanto didampingi Kabid Teknologi Tepat Guna dan Sumber Daya Alam (TTG dan SDA) Sri Widada mengemukakan, bantuan pemugaran untuk 210 orang warga kemacatan Bayat total sebesar Rp. 1,68 milyar atau masing-masing sebesar Rp. 8 juta. Sehingga dari jumlah yang dianggarakan sebanyak 1000 unit RTLH tahun 2016 (sebelum perubahan APBD) ini, yang diserahkan sudah sebanyak 732 unit masih menyisakan 268 unit lagi .

Sementara itu, Camat Bayat Edy Purwanto dalam pengantarnya mengatakan, wilayah Bayat termasuk daerah yang memiliki jumlah penduduk miskin cukup banyak, bila dilihat berdasarkan data sebelum penyerahan bantuan ini jumlah RTLH nya sebanyak 1.269 rumah. Dengan demikian, hingga saat ini baru dua desa  dari 18 desa yang ada bebas RTLH, dijadwalkan tahun depan jumlahnya sudah menjadi 9 desa bebas RTLH.(hil/han/red)
Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...