Perubahan APBD 2016 Belanja Daerah Defisit 392.898 Milliar. Perusda BPR Bank Klaten Jadi PT

Bupati Hj Sri Hartini saat hadiri Paripurna DPRD Klaten
Klaten Mattanews.Com - Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat daerah (DPRD) Klaten membahas Persetujuan Perubahan Program Pembentukan Peraturan Daerah Tahun Anggaran 2016 digelar Senin (29/8). Disamping itu rapat juga membahas Penyampaian Penjelasan Bupati Klaten dan pengantar Rancangan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara Perubahan APBD tahun anggaran 2016 dipimpin ketua DPRD Agus Riyanto.

Bupati Klaten hajah Sri Hartini dalam pengantar penjelasan Rancangan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara Perubahan APBD tahun anggaran 2016 mengemukakan, pendapatan daerah yang semula Rp. 2,364 trilyun lebih mengalami penurunan sebesar Rp. 227,525 milyar lebih menjadi Rp. 2,136 trilyun lebih. Belanja Daerah direncanakan naik sebesar Rp. 106,523 milyar lebih dari semula Rp. 2,423 trilyun menjadi Rp. 2.529 trilyun lebih, sehingga mengalami defisit sebesar Rp. 392,898 milyar.

Pada bagian lain bupati mengatakan, Pembentukan perangkat daerah Klaten mengacu Undang2 Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah membawa perubahan signifikan terhadap pembentukan perangkat daerah dengan prinsip tepat fungsi dan tepat ukuran berdasarkan beban kerja sesuai dengan kondisi nyata di masing-masing daerah.

Hal ini sejalan dengan prinsip penataan organisasi perangkat daerah yang rasional, proposional, efektif dan efisien, selain itu juga mengacu Peraturan pemeintah Nomor 18 tahun 2016 tentang Perangkat Daerah dalam kemampuan keuangan daerah atau ketersediaan aparatur yang dimiliki oleh Daerah masih terbatas. “ Pembentukan mempertimbangkan luas wilayah, jumlah penduduk, keuangan daerah serta beban tugas sesuai dengan urusan pemerintahan “ tambahnya.

Menurut bupati Klaten, pembentukan perangkat daerah hasil pemetaan yang diatur dalam raperda terdiri Sekretariat daerah, Dinas daerah serta Badan Daerah, disamping itu juga membentuk kecamatan sebagai perangkat daerah yang bersifat kewilayahan, yang dibantu oleh beberapa kelurahan desa yang merupakan perangkat kecamatan. Dasar utama pembentukan Perangkat daerah adalah adanya urusan pemerintahan yang diserahkan kepada daerah terdiri urusan wajib dan pilihan.

Terkait adanya Raperda Perubahan bentuk Badan Hukum Perusda BPR bank Klaten menjadi Perseroan terbatas BPR Bank Klaten, bupati mengatakan, BUMD dengan peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan kontribusi pada Pendapatan Asli Daerah diperlukan upaya peningkatan daya saing dan fleksibilitas. Perusda BPR Bank Klaten yang bergerak dalam industri perbankan perlu upaya peningkatan ketahanan serta daya saing meelalui penguatan modal guna optimalisasi kualitas dan tata kelola perusahaan, sehingga dipandang perlu mengubah status badan hukum BPR bank Klaten menjadi Perseroan Terbatas BPR Bank Klaten (Perseroda)“ jelasnya.(han/red)
Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...