Klaten Lurik Carnival Seharga Rp 500 Juta Digelar 18 Agustus Di Klaten

Pengerajin tenun lurik Cawas yang masih bertahan
Klaten Mattanews.com - Dalam rangka memperingati hari jadi kota Klaten yang juga bertepatan dengan perayaan HUT Republik Indonesia yang 71, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudparpora) Kabupaten Klaten akan selenggarakan pawai lurik bertajuk Klaten Lurik Carnival (KLC)  18 Agustus di sepanjang Jl. Pemuda Tenggah.

Kegiatan KLC  (Klaten Lurik Carnival) yang mendapat suport langsung dari kementrian Pariwisata, akan di ikuti oleh sebanyak 46 kontingen yang berasal dari 26 kecamatan yang ada di Klaten, pelaku usaha, jajaran SKPD, serta beberapa sekolah.

Kepala Disbudparpora Joko Wiyono menjelaskan Klaten Klaten Lurik Carnival mendapat suport dana dari pemerintah pusat besar Rp. 500 juta sehingga dalam pelaksanaan event kali ini di prediksi akan lebih meriah dari tahun sebelumnya.
Kepala Disbudpora Klaten Joko Wiyono
“Klaten Lurik Carnival merupakan ajang untuk mengangkat kain lurik Klaten ke kancah nasional dan internasional serta merangsang pengusaha lurik agar lebih kreatif dan inovatif dalam megembangkan lurik sebagai kain kas Klaten” ujar Joko Wiyono, Kepala Disbudparpora Klaten, Senin (15/8).

Selain kain lurik yang sudah kita kenal, saat ini pengusaha telah mengembangkan lurik yang di kombinasi dengan batik dan ada juga lurik cap, imbuhnya.Lebih lanjut  Joko Wiyono menjelaskan, dalam KLC kali ini akan di ambil 3 pemenang yang akan mendapat kesempatan tampil pada acara hari jadi Provinsi Jawa tenggah pada 28 Agustus mendatang. Untuk itu pada event KLC yang di gelar kali ini, Dispudparpora mendatangkan 3 orang Juri dan salah satunya Heru Mataya seorang praktisi carnival yang cukup terkenal.

“Katagori penilaian meliputi kreografi, kekompakan, desain kostum. Untuk kostum 75 % harus berbahan dasar lurik” pungkasnya.

Terpisah, adanya event KLC yang akan di gelar oleh Pemkab Klaten di sambut gembira oleh para pelaku usaha yang selama ini menggeluti kerajinan lurik. Adanya kegiatan KLC menurut Yusuf Sri Subroto,  salah satu pengelola kelompok  pengerajin Lurik ATBM “Sumber Rejeki Texs”  yang berada di Mlese, Cawas, Klaten merupakan salah satu wujud dukungan pemerintah daerah dalam mengembangkan dan mempromosikan kain lurik asli Klaten.

“Dengan adanya KLC tentu sangat membantu kami dalam mempromosikan produk kain lurik yang selama ini kami geluti” ujar Yusuf Sri Subroto.(hil/red)
Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...