Kepala BNPB Buka Sekolah Sungai Pertama Di Indonesia Di Sungai Woro Purbo Klaten.

Ketua BNPB Nasional serta Bupati Klaten Sri Hartini dan wagub Jateng saat hadiri sekolah sungai.
Klaten Mattanews.comSekolah sungai pertama kali di Indonesia, secara resmi dibuka oleh ketua Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Indonesia Welliem R di sungai Woro Purbo yang terletak di dukuh Gunung Ampo, Desa Kemudo, Kecamatan Prambanan, Klaten Jawa Tengah. Selain membuka sekolah sungai ketua BNPB yang disertai wakil Gubernur Jawa Tengah Heru Sujatmiko serta Bupati Klaten Sri Hartini SE juga meresmikan penggunaan perpustakaan sungai yang terletak ditepi sungai Woro Purbo.

Dalam kegiatan yang berlangsung Minggu siang (7/8) tersebut ketua BNPB serta wakil Gubernur dan Bupati Klaten berkenan menebar benih ikan nila dilanjutkan menyusuri sungai Woro Purbo dengan menggunakan perahu karet milik BPBD Klaten. Dalam sambutannya ketua BNPB mengaku bangga dan salut atas kegiatan yang dilakukan pemerintah pemda Klaten, apalagi sekolah sungai merupakan sekolah sungai pertama di jawa Tengah bahkan di Indonesia.
Sungai Woro Purbo di Kemudo ajang wisata outbond dan edukasi sungai
Sementara Bupati Klaten meminta agar apa yang telah dilakukan di Kemudo, bisa dilakukan ditempat lain, mengingat Klaten memiliki banyak sungai yang bisa dijadikan arena wisata edukatif. Untuk itu Bupati meminta agar para lulusan sekolah sungai dan para relawan hendaknya mampu menjadi pelopor digaris terdepan dalam upaya menjaga dan melestarikan lingkungan.

“Banyak sungai tercemar, kogor dan beralih fungsi. Untuk itu dengan kegiatan ini saya berharap para relawan dan penggiat lingkungan akan tergugah dalam upaya menjaga dan melestarikaan alam termasuk sungai, agar dapat berfungsi sebagai mana mestinya”, ujar Bupati.
Bupati Klaten dan ketua DPRD Klaten Agus Riyanto bersama relawan tangguh Kemudo.
Menurut Bupati banyak bencana alam yang terjadi saat ini karena ulah manusia. Penggundulan hutan atau ekploitasi sungai secara berlebihan adalah pangkal terjadinya bencana yang disebabkan oleh ulah manusia. Untuk itu menjaga lingkungan dan memelihara sungai adalah bagian dalam upaya melestarikan dan menjaga eko sistem alam dalam upaya mengurangi resiko bencana.(han/red))
Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...