Setelah 20 Tahun Menunggu, Klaten Kembali Terima Sertifikat Adipura.

Bupati Klaten Hj Sri Hartini menerima sertifikat dari Kepala LH Klaten Ir.Tajudin Akbar.
Klaten Mattanews.comSebuah prestasi membanggakan kembali diukir di 6 bulan pemerintahan Bupati Hj Sri Hartini – Hj Sri Mulyani. Setelah sukses dalam laporan keuangan dengan predikat wajar Tanpa Pengecualian (WTP), kini Klaten kembali meraih prestasi dibidang lingkungan. 22 Juli 2016 lalu di Siak Riau, Klaten menerima penghargaan sertifikat Adipura yang diserahkan langsung menteri lingkungngan hidup dan Kelautan  Dr.Ir. Siti Nurbaya Bakar M.Sc.

Sebuah prestasi luar biasa setelah 20 tahun lebih Klaten minim prestasi, khususnya dibidang lingkungan dan kebersihan. Sertifikat yang diberikan dengan kreteria penilaian penigkatan kinerja pengelolaan lingkungan perkotaan yang signifikan ini, diharapkan mampu menjadi landasan awal Klaten meraih prestasi Adipura di tahun mendatang. Terakhir Klaten menerima Adipura tahun 1996.

Kepala Kantor Lingkungan Hidup Klaten Ir.Tajudin menjelaskan telah ada kemajuan yang luar biasa dalam pembangunan di Klaten, khususnya tentang pengelolaan lingkungan, khususnya dikota yang berdampak pada kebersihan dan keserasian kota. Pengelolaan dan pembuatan taman di berbagai wilayah, penataan lahan serta pemanfaatan lahan untuk hutan kota dan ruag terbuka hijau serta penanganan sampah yang pelan namun pasti adalah point bagi Klaten bisa meraih sertifikat Adipura.

“Ini merupakan langkah awal yang baik bagi pemerintahan pemimpin yang sekarang, dimana dalam 20 tahun terakhir kita berada di posisi 30 dari 35 Kabupaten yang ada di Klaten. Harapan kita tahun depan kita yang saat ini ada diperingkat tengah atau kisaran angka 15, bisa meraih penghargaan Adipura, seiring penanganan sampah yang semakin padu dan baik”, ujarnya.
Piagam Sertifikat Adipura untuk Klaten
Bupati Klaten Hj Sri Hartini usai menerima sertifikat Adipura di Ruah Dinas Bupati menjelaskan, piagam yang diterima merupakan cambuk dan tantangan bagi jajaran pemerintah daerah dan seluruh rakyat Klaten untuk termotivasi lebih baik lagi dalam hal penataan lingkungan dan kebersihan. Untuk itu Bupati berharap aga tahun depan masalah pengelolaan sampah dibeberapa tempat yang saat ini tengah diproses pembangunannya dapat segera selesai.

“Masalah sampah memang menjadi kendala utama mengapa Klaten sulit mendapat Adipura. Namun saya optimis masalah pengolahan dan penanganan sampah akan cepat selesai dan tahun depan kita sudah bisa meraih prestasi yang lebih baik lagi, seperti penghargaan Adipura yang pernah kita terima 20 tahun lalu”, ujar Bupati.

Masalah sampah memang menjadi kunci utama keberhasilan suatu daerah dalam meraih prestasi Adipura. Pengelolaan sampah tidak sekedar dibuang ditempat pembuangan akhir, namun bisa diolah dan dimanfatkan secara maksimal. Saat ini Klaten memang terpuruk dalah hal kebersihan dan penataan lingkungan.

Dari 35 Kabupaten kota yang ada, Klaten menempati urutan nomor 30 atau noor 5 dari bawah. Namun dengan diterimanya sertifikat Adipuran peringkat Klten naik berada di kisaran angka 12. Sedang dalam penerimaan sertifikat kemarin 7 kabupaten kota di Klaten menerima penghargaan sama, seperti Kabupaten Purworejo, Magelang, Pekalongan dan lainya.(hil/get)
Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...