Kepala Bapermas Klaten Herlambang Diujung Tanduk. Terancam Dicopot Dari Jabatannya.

Kepala Bapermas Klaten Herlambang saat bersama Asisten II Purwanto AC
Klaten Mattanews.com – Kepala Bapermas Kabupaten Klaten Herlambang Joko Santoso terancam dicopot dari jabatannya jika terbuki melakukan pemotongan dana BOP (dana pendamping oprasional) kecamatan. Hal tersebut ditegaskan Bupati Klaten Hj Sri Hartini setelah mendapat laporan adanya pemotongan dana pendamping sebesar 20 persen yang dilakukan oleh Kepala Bapermas.

“Saya telah perintahkan kepala Inspektorat untuk mengusut tuntas kasus ini. Jika terbukti semua pemotongan atas sepengatahuan kepala Bapermas saya akan tindak tegas. Jika memang fatal dicopot dari jabatannyapun nggak masalah. Yang pasti ada sangsi dan hukuman bagi yang bersangkutan. Ini peringatan bagi siapa saja yang mau macam – macam bermain anggaran”, tegas Bupati saat ditemui Mattanews dirumah dinas Bupati Minggu malam (4/6).

Menurut Bupati sikap tegas dan disiplin perlu dilakukan agar para pejabat dan pemangku jabatan tidak main – main dengan masalah anggran. Apalagi dana tersebut peruntukkannya untuk kepentingan rakyat. Apa yang dilakukannya lanjut Bupati adalah upaya menciptakan Klaten yang bersih menuju Klaten yang maju mandiri dan berdaya saing.
Bupati Klaten Hj Sri Hartini: Demi menuju Klaten Maju Mandiri dan Berdaya Saing kita harus tegas.
Hasil investigasi Mattanews di lapangan terungkap pemotongan dana BOP yang berasal dari APBD Propinsi tahun 2016 dilakukan di kantor Bapermas, yang diduga melibatkan kepala Bapermas Heralambang Jokso santoso dan dua stafnya yakni Ar dan Wj. Saat penerimaan uang tersebut para Kasi Pembangunan Masyarakat Desa (PMD) terkejut karena dana yang diterimanya dipotong 20 persen atau sekitar Rp 1 juta.

Saat ditanyakan perihal pemotongan ada jawaban semua sudah sepengetahuan Camat. Semenetara para Camat kaget dan tidak tahu menahu dengan adanya pemotongan tersebut. Pemotongan yang akhirnya menuai protes para camat akhirnya sempat diselesaikan di ruang B1. Dalam keterangannya Kepala Bapermas semua sudah sesuai ketentuan dan akan mengembalikan dana tersebut.

Dalam proses pengembalian uang tersebut beberapa Camat mengaku tidak mau menerima. Bahkan beberapa kali kepala Bapremas mau menyerahkan uang tersebut kepada Ketua Paguyuban Camat Klaten Priharsanto tapi ditolak. Akhirnya uang tersebut dibawa sendiri oleh Kepala Bapermas dan diserahkan camat Klaten Tengah Widayatno selaku sekretaris paguyuban. Camat Klaten Tengah yang tidak tahu apa- apa ahirnya tidak bisa menolak karena kepala Bapermas datang tiba tiba sambil membawa segepok uang hasil potongan.  

Kepala Bapermas Klaten Herlambang Joko Santoso kepada wartawan menegaskan pemotongan sudah sesuai ketentuan. Dan uang tersebut sudah dikembalikan semua pada camat masing  masing. “Semua sudah sesuai ketentuan dan uang itu sudah saya kembalikan”, ujarnya pada wartawan. (get/red)
Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...