Joko Sawaldi Gantikan Jokowi Bagi Sembako Untuk Warga Bayat.

Mbah Hadi (75) warga Bogem menerima paket sembako Jokowi
Klaten Mattanews. Sebanyak 750 paket sembako gagal diberikan langsung oleh Presiden Jokowi kepada waraga Kecamatan Bayat, Klaten, Jawa Tengah. Karena kesibukan dan padatnya acara kunjungan orang nomor satu di kecamatan termiskin se Klaten gagal. Setelah warga kepanasan menunggu berjam-jam akhirnya  pembagian paket sembako dilakukan Joko Sawaldi Sekda Pemkab Klaten.

"Karena satu hal yang mendesak Presiden Jokowi tidak jadi datang ke ,Bayat, namun pembagian paket sembako dan beasiswa akan tetap dilaksanakan." Terang Sekda Klaten, Joko Sawaldi saat memberikan sambutan di depan warga penerima bantuan.
Joko Sawaldi gantikan Jokowi bagi sembako warga Bayat
Untuk itu, Joko Sawaldi mewakili Bupati Klaten menyerahkan bantuan paket sembako secara simbolis kepada perwakilan penerima dari 4 desa yang di undang. Adapun waarga yang di undang sebanyak 750 orang berasal dari 4 desa dari Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten diantaranya dari desa Beluk, Nengahan, Paseban, dan desa Krakitan. Selain orang tua jompo dan warga miskin terdapat 50 anak usia sekolah yang rencananya mendapat beasiswa.

"Ada 750 paket sembako yang sudah di persiapkan untuk di bagikan oleh Presiden ke masyarakat. Sedangkan untuk anak-anak rencananya mendapat beasiswa dari Presiden" ujar Camat Bayat, Edi Purnomo.
Antrean sampai depan kantor Koramil Bayat.
Batalnya kedatangan Presiden sedikit membuat masyarakat kecewa namun kekecewaan tersebut terobati dengan tetap di salurkannya paket sembako yang telah di persiapkan. Sementara para siswa SD yang rencananya akan menerima bantuan dari Presiden akhirnya disuruh pulang kerumah. Mereka  diminta menemui Kepala Desa masing masing untuk sekedar menerima bingkisan dari Kecamatan.

"Luweh remen nak ingkang pak Presiden kiyambak."(Lebih senang kalau yang memberikan pak presiden sendiri). Ujar Salinem (72) warga desa Nengahan, Bayat, Klaten. Mengenai isi paket sembako yang di terimanya Salinem tidak tahu karena belum membuka bungkusan. Yang baru saja di terimanya.
Demi paket sembako rela berpanas panasan di halaman kantor kecamatan
Kabar pembatalan kunjungan Presiden Joko Widodo ke Klaten sebenarnya sudah beredar sejak kemarin malam, dan semakin diperkuat dengan tidak adanya pengamanan di sejumlah titik jalan yang akan di lalui. Namun hal itu tidak menyurutkan antusiasme masyarakat untuk berkumpul di halaman kantor Kecamatan Bayat untuk menyambut kedatangan Presiden, terutama warga yang telah terdaftar sebagai penerima paket sembako dan beasiswa.

Acara pembagian paket sembako berjalan lancar tanpa ada masalah, kesigapan panitia pelaksana di bantu satuan kepolisian serta tim relawan saat pembagikan sembako menjadikan acara yang melibatkan ratusan orangtersebut berjalan dengan aman, lancar, dan terkendali.(hil/red)
Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...