Jembatan Ambrol. Lebaran Ratusan Warga Joho Terisolir.

Jembatan ambrol akibat terjangan banjir.
Klaten Mattanews.com – Sebuah jembatan yang melintang diatas sungai Dengkeng (hulu sungai Bengawan Solo) yang berada di Desa Karangjogo, Kecamatan Karangdowo, Klaten Jawa Tengah putus karena diterjang arus deras saat terjadi hujan beberapa waktu lalu. Putusnya jembatan tersebut membuat sekitar ratusan penduduk Klaten terisolir dan sulit untuk berlebaran dengan saudaranya yang ada di Klaten karena aharus memutar sejauh 6 kilometer.

Jembatan penghubung yang berada diperbatasan Kabupaten Sukoharjo dan Klaten ini dibuat tahun 2000 lalu. Diseberang jembatan yang memiliki panjang 60 meter ini sudaha masuk wilayah Kabupaten Sukoharjo. Namun ada sedikitnya 4 dukuh masih ikut wilayah Kabupaten Klaten. Sehingga saat lebaran mereka merasa terisolir dan kesulitan untuk menemui sauadara- saudaranya di Klaten.

“ Kita berharap agar pemerintah segera turun tangan membangun kembali jembatan, karena ini satu satunya sarana perhubungan yang kita gunakan jika ingin berpergian ke Klaten. Saat ini praktis banyak saudara dan kita sendiri yang enggan berpergian karena jembatan  putus”, ujar Suparno pemudik asal desa Karangjoho.   

Camat Karangdowo Agus Suprato menjelaskan ambrolnya jembatan sudah dilaporkan pada pimpinan. Pihaknyapun telah berkoordinasi dengan unsur Muspika dan mencoba membuat jalan darurat dengan bambu yang hanya bisa dilalui pejalan kaki. Namun kondisi jembatan rawan hanyut jika sewaktu waktu terjadi banjir. “ Sementara kita hanya membangun jembatan sesek dari bambu untuk pejalan kaki, agar aktivitas warga tidak terputus total”, ujarnya.(tev)

Share on Google Plus

Salam Unknown

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...