Inspektorat Tangani Kasus Herlambang. Pernah "Kesandung" Kayu Jati Di Kecamatan Trucuk.

Kepala Inspektorat Pemkab Klaten Sahruna
Klaten Mattanews.com  Inspektorat Kabupaten Klaten Jawa Tengah akan mengusut tuntas dugaan pemotongan dana JOP (dana oprasional pendamping) yang diduga dilakukan oleh oknum Kepala Bapermas Klaten Herlambang Joko Santoso dan dua stafnya. Kendati pelaku di salah satu media lokal mengatakan kasusnya sudah selesai namun pemeriksaan akan terus berjalan. Bahkan besar kemungkinan yang bersangkutan dicopot dari jabatannya atau diturunkan pangkat dan eselonnya. 

“Inspektorat telah memanggil dan memeriksa beberapa camat untuk kita mintai keterangan dan klarifikasinya. Setelah itu kita juga akan panggil beberapa staf di kantor Bapermas guna diperiksa dan dimintai keterangannya.  Yang jelas kasus ini akan terus kita proses hingga tuntas dan hasilnya kita serahkan pada Bupati ”, demikian ditegaskan Kepala Inspektorat Pemkab Klaten Sahruna.
Edi Hartanto Kepala BKD Pemkab Klaten
Terkait hukuman atau sangsi yang akan diberikan pada mantan Camat Trucuk yang dicopot dari jabatannya karena terlibat kasus penebangan kayu jati dibelakang kantor kecamatan ini, Sahruna mengatakan semua kewenangan ada di tangan Bupati. “ Maaf mas pemeriksaan masih berjalan dan terus berjalan hasilnya tunggu saja nanti. Terkait sangsi pada yang bersangkutan kepala BKD yang lebih tahu”, ujarnya.

Sementara itu kepala badan Kepegawaian Daerah (BKD) Klaten Edy Hartanto mengaku belum bisa memberi gambaran tentang sangsi atau hukuman pada Herlambang karena belum menerima hasil pemeriksaan yang dilakukan tim dari Inspektorat. Namun menurut Edy semua sangsi kewenangan penuh ada pada Bupati, pihaknya hanya merekomendasi tingkat kesalahan serta point hukuman yang sesaui dengan tindak pelanggarannya. 

“Kita tunggu saja hasil pemeriksaan oleh Inspektorat yang hingga kini masih berlangsung. Kalau jenis hukuman semua kewenangan Bupati, kita hanya merekomendasikan tingkat kesalahan dan pasal pelanggaran yang dilakukan”, tandas Edy.
Hj Sri Hartini SE Bupati Klaten
Mengutip pernyataan Bupati Klaten Hj Sri Hartini dengan tegas beliau mengatakan agar kasus ini diusut tuntas. Dirinya telah memerintahkan Inspektorat untuk melakukan investigasi dan pemeriksaan pada semua oknum yang terlibat. Bahkan Bupati menegaskan kasus tersebut tetap harus di proses, walau yang bersangkutan telah mengembalikan uang hasil potongan.

“Adanya pengembalian uang, justru semakin menguatkan dan membuktikan jika yang bersangkutan telah melakukan pemotongan. Pejabat model seperti ini yang harus kita bersihkan. Kalau memang tidak bisa kerja ya kita copot, ngapain dipertahankan”, tegas Bupati (tev) 

Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...