Buntut Kasus Bapermas: Sikap Arogansinya Justru Membongkar Kedok "Kejahatannya".

Kepala Bapermas Klaten Herlambang Joko Santoso
Klaten Mattanews.com – Nasib Herlambang Joko Santoso Kepala Bapermas Kabupaten Klaten kini diujung tanduk. Aksi main potong dana JOP yang dilakukan ternyata berbuntut panjang. Selain adanya perlawanan dari seluruh Camat se Kabupaten Klaten, jabatannyapun tampaknya tidak bakal aman menjelang SOT yang akan dilakukan Agustus atau September nanti.

Berapa camat yang berhasil ditemui menegaskan awal mula terbongkarnya kasus pemotongan karena sifat arogansi Herlambang yang merasa sebagai pejabat eselon II. Pada saat pemotongon yang bersangkutan sempat berkata “apa yang dilakukan sudah berkoordinasi dan sepengetahuan camat. Jika ada Camat yang tanya suruh hubungi saya”,

“Jika memang merasa sebagai pejabat eselon II, seharusnya tidak bersikap arogan dan sok kuasa seperti itu. Seharusnya memberi contoh yang baik tidak malah main perintah dan main potong sak enak udele dewe”, ujar salah satu camat yang enggan disebut namanya.

Menurut beberapa camat yang berhasil ditemui Mattanews menjelaskan, pda saat terjadi pemotongan para kasi PMD tidak ada yang berani menolak aksi “sunatan massal” yang dilakukan oknum pegawai Bapermas. Karena saat itu ada penjelasan dari Kepala Bapermas jika pemotongan sudah sesuai ketentuan dan diketahui camat masing-masing.

Namun ternyata apa yang dikatakan hanya gertak sambal Herlambang agar proses jalannya “sunatan massal” bisa berjalan mulus. Namun tampaknya rencana tersebut tidak berjalan mulus. Beberapa camat yang mendapat laporan dari Kasinya langsung protes dan meminta agar uang tersebut dikembalikan utuh tanpa ada potongan sepersenpun. “Jangan mentang-mentang pejabat langsung main potong dana rakyat”, ujar salah satu camat.

Sementara itu dari beberapa data hasil investigasi lapangan yerungkap, apa yang dilakukan kepala Bapermas ini bukan kali pertama. Yang besangkutan punya banyak catatan merah saat menjabat di Kesbangpol, saat bertugas di kecamatan Wedi dan sempat berurusan dengan pihak kepolisian saat terjadi penggerebegkan perjudian di kantor kecamatan Karanganom.(get/now)  
Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...