Tekan Sengketa Tanah. Bupati Klaten Hj Sri Hartini Buka Sosialisasi Pertanahan.

Bupati Klaten Hj Sri Hartini menerima cindera mata dari Kepala BPN Cahyono
Klaten Mattanews.com – Banyak permasalah tanah muncul menjadi sebuah sengketa yang berkepanjangan.Di Klaten permasalah sengketa atanah warisan masih cukup dominan. Hal ini terjadi karena adanya akesengajaan untuk menggelapkan ahli waris syah yang dilakukan oleh ahli waris itu sendiri bekerja sama dengan oknum yang terkait. Hal ini sudah saatnya kita pangkas dan hilangkan dengan cara memberi sosialisasi tertib administrasi pertahanan.

“Masalah setifikat di Klaten lebih banyak disebabkan karena sengketa tanah warisan. Ini terjadi karena adanya kesengajaan para pembuat sertifikat dengan meniadakan ahli waris syah. Proses yang tidak benar dan menyimpang ini sudah saatnya kita hapus dan kita hentikan, Klaten harus tertib bersertifikat, sehingga tidak ada lagi sengketa sertifikat karena warisan. Untuk itu saya minta BPN dan seluruh perangkat saya untuk lebih hati-hati tertib dan teliti dalam memberi surat keterangan terkait pembuatan sertifikat”, demikian ditegaskan Bupati Klaten Hj Sri Hartini saat membuka sosialisasi tertib administrasi pertanahan tingkat desa/kelurahan dalam menunjang pelaksanaan tugas pertanahan di gedung Wisma Manggala Rabu (1/6).
Bupati saat memberi sambutan pada peserta
Menurut Bupati masalah sertifikat adalah sesuatu yang rawan dan sering menimbulkan masalah dikemudian hari karena sejak awal pembuatannya tidak benar atau menyalahi aturan. Sehingga tak jarang banyak pemilik sertifikat justru kalah ketika digugat di pengadilan. Ini terjadi karena dimungkinkan dalam proses pembuatan sertifikatnya tidak sesuai mekanisme yang benar.

Untuk itu Bupati Sri Hartini menyambut baik program yang diluncurkan BPN Klaten untuk melakukan sosialisasi tertib administrasi pertanahan yang dikuti oleh seluruh perangkat Desa, camat serta instansi terkait di Klaten.” Mudah-mudahan dengan acara ini, wawasan para perangkat desa tentang masalah pertanahan semakin pandai dan matang. Sehingga angka sengketa tanah di Klaten kecil bahkan tidak ada”, ujarnya.(neo/get)     

Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...