SMPN II Klaten Masih Menjadi Primadona. Hari Pertama PPDB Dibanjiri 349 Pendaftar.

Kepala sekolah SMP Negeri II Klaten Dra Woro Subandini bersama Wakasek Dra Titik Maryuni Mpd
Klaten Mattanews.com – Hari pertama pelaksanaan PPDB (Pendaftaran Peserta Didik Baru) hampir semua sekolah negeri di Klaten dibanjiri calon siswa. Dari pantauan Mattanews dilapangan keberadaan SMP Negeri atau swasata favorite masih menjadi idola orang tua dan calon siswa. Sementara di sekolah menengah minat anak lulusan SMP begitu tinggi masuk ke sekolah kejuruan (SMK).

SMP negeri II Klaten salaah satu SMP ungulan di Klaten dihari pertama pembukaan PPDB sudah dibanjiri 349 calon siswa. Mereka datang dari berbagai pelosok daerah untuk mencoba keberuntungan bisa masuk sekolah favorite ini. Sementara Kepala Sekolah SMP Negeri II Klaten Dra.  Woro Subandini didampingi wakil kepala sekolah bidang kesiswaan Dra Titik Maryuni Mpd menegaskan untuk tahun ajaran baru ini sekolahnya hanya menerima sekitar 240 siswa atau 8 ruang.

SMP Negeri II sendiri lanjut Kepala Sekolah membuka pendaftaran mulai hari Selasa (21/6) hingga hari Kamis (23/6). Hari Jum’at pengumunan penerimaan melalui sistim online dilakukan pukul 09.00 pagi. Hal ini dilakukan guna membantu calon siswa yang tidak diterima agar memiliki kesempatan untuk mencari sekolah lain. “Kami minta agar siswa dan orang tua selalu rajin mengikuti journal penerimaan yang kami lakukan secara online agar tahu posisi anak, sehingga anak tidak kehilangan kesempatan untuk belajar”, ujarnya.
Tumpukan beras zakat siap dibagikan
Sementara itu wakil kepala sekolah bidang kesiswaan Dra Titik Maryuni Mpd menjelaskan selama liburan berbagai kegiatan dilakukan siswa kelas 7 dan 8 guna memeberi kegiatan positif bagi para siswa. Beberapa kegiatana terebut anatara lain pesantren kilat selama 2 hari dimana anak anak menginap di sekolah selama 2 hari 1 malam.

Untuk kegiatan sosial para siswa yang merasa cukup atau memiliki, dengan suka rela melakukan kegiatan pengumpulan zakat, dimana hasilnya dibagikan bagi mereka yang membutuhkan. Selain itu disekolah juga diadakan acara buka puasa bersama yang dilanjutkan sholat tarawih bersama.

“Kita selalu mengisi acara liburan dengan berbagai kegiatan postif, apalagi saat ini bertepatan dengan bulan puasa. Sehingga bagi mereka yang beragama Islam menggelar acara sosial dan keagamaan”, ujarnya. (tev)  
Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...