Pergi Pinjam Duit, Guru SMP Negeri 2 Pedan, Pulang Jadi Mayat.

Posisi almarhum saat ditemukan tak bernyawa di Hutan Bunder.
Klaten Mattanews.com - Tiga hari pergi meninggalkan rumah, Nanik Widiyanti (54) warga Candirejo, Ngawen, Klaten di temukan jadi mayat. Diduga, Nanik yang berprofesi guru di SMP Negeri 2 Pedan itu telah menjadi korban pembunuhan, dugaan itu di kuatkan dengan adanya beberapa bekas luka di tubuhnya.

Mayat Nanik Widyanti di temukan di area hutan Bunder Playen Gunung Kidul.Tepatnya di komplek Tohura, Gading lima, Playen, Gunung Kidul.“ada bekas luka jerat di leher, memar di perut, dan bekas luka bakar di tangan” ujar Wijayanto adik korban.

Menurut Wijayanto, korban meninggalkan rumah sejak hari Rabu (22/6) untuk pergi ke rumah salah satu temannya di daerah Beji, Pedan, Klaten,Kepergian korban dalam rangka untuk mencari pinjaman uang.dan sejak itu korban tidak pulang kerumah.

“terakhir kali SMS hari Rabu jam 4 sore, habis itu HP tidak bisa di hubungi” imbuh wjayanto.

Sebelum mendapatkan kabar tentang kematian korban, lanjut Wijayanto, pihak keluarga telah melakukan upaya pencarian dengan menanyakan keberadaan korban ke beberapa kerabat dan teman dekat,dan usaha  terakhir keluarga dalam melakukan pencarian dengan melaporkan kepergian Nanik ke pihak kepolisian. Selain itu, keluarga juga mengunggah tentang berita kepergian Nanik melalui media sosial pada  Jumat (24/6).

Saat bersamaan di daerah Gunung Kidul di gegerkan dengan penemuan sosok mayat perempuan tanpa identitas di area hutan Bunder, ada beberapa pengguna media sosial yang menghubungi keluarga Nanik tentang di temukan mayat yang ciri-cirinya mirip dengan yang di unggah, namun Abdul Rohmat suami korban masih meyakini, bahwa mayat yang di temukan di Gunung Kidul itu bukan istrinya.

Selang beberapa saat, Wijayanto di hubungi oleh aparat kepolisian Gunung Kidul melalui telphon untuk memastikan bahwa mayat yang sedang di otoupsi di RS. Sarjito tersebut merupakan keluarganya. Pihak kepolisian dan rumah sakit meyakinkan bahwa korban tanpa identitas tersebut adalah Nanik Widiyanti di dapat dari hasil scaning korena mata.

Dengan adanya kabar tersebut baru keluarga percaya dan bergegas ke rumah sakit Sarjito untuk memastikan. Jenasah korban tiba di rumah duka kurang lebih sekitar pukul 19.00 WIB, dan rencana di makamkan Sabtu siang.(hil/red)

Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...