Jangan Jual Alat Pertanian.Gunakan Untuk Tingkatkan Produksi Panen


Bupati Klaten Hj Sri Hartini saat siram mesin traktor
Klaten Mattanews.comBupati Klaten Hj Sri Hartini menyerahkan 109 alat mesin pertanian (Alsintan) kepada 109 kelompok pertanian setempat. Serah terima Alsintan yang berasal  dari Kementrian Pertanian (Kementan) RI tahun 2016 tersebut secara simbolis dilakukan oleh bupati di halaman kantor dispertan Klaten Kamis (16/6).
Penyarahan alat pertanian juga ditandai dengan penyiraman air kembang staman (mawar) pada alat pertanaian traktor denga menggunakan kendi yang dilakukan Bupati didampingi Dandim 0723/ Klaten Letkol Infanteri Bayu Jagat, dan Kepala Dispertan Wahyu Prasetyo.

Jenis bantuan yang diterima petani atara lain berupa, Rice Transplenter ( mesin alat tanam benih padi ) sebanyak 24 unit, Mini Combine Harvester ( mesin alat panen padi)sebanyak 25 unit dan mesin Traktor tangan sebanyak 60 unit. Setelah acara serah terima ini, agar segera memanfaatkan peralatan yang diberikan agar budidaya pertanian yang dilakukan dapat membuahkan hasil yang lebih baik.

Kepala Dinas Pertanian Wahyu Prasetyo dalam laporannya mengatakan Kementan RI mengalokasikan Alsintan diperbantukan kepada kelompok tani dan gabungan kelompok tani di Klaten, guna menunjang susksesnya Program Upaya kusus Padi Jagung dan Kedele (Pajale) serta kelangkaan tenaga kerja dimasa mendatang.
Bupati serahkan bantuan alat pertanian pada kelompok tani
Sementara Bupati Klaten Hajah Sri Hartini meminta agar kelompok tani penerima bantuan Alsintan, untuk segera memanfaatkan peralatan yang diberikan secara baik sesuai peruntukkannya. Bupati juga berpesan agar mesin yang sudah diterima Jangan dijual. Mesin dapat dipinjamkan kepada kelompok tani yang lain dengan sistim imbalan jasa sebagai biaya operasional sepentasnya, sehingga harus dirawat dengan baik dan bisa menjadi tambahan modal kedepannya.

“Saya pesan dan minta agar mesin ini jangan dijual. Kelola dan awat mesin yang baik, sebagai sarana peningkatan produksi pertanian dan modal usaha. Sehingga kesejahteraan petani semakin baik”, tegasnya.

Pengurus kelompok tani “ Tani Mukti ” desa Lumbung Kerep kecamatan Wonosari Semiyanto ditemui usai acara penyerahan mengatakan, bantuan mesin tanam benih padi yang diterima diterima dengan perasaan gembira, karena alat dimaksud dapat memperlancar usaha pertaniannya. Kelompok yang beranggotakan 104 orang petani tersebut, saat musim tanam padi padi tiba mengalami kesulitan mencari tenaga kerjanya.(mas/red)

Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...