Harga Sembako Di Pasar Klaten Stabil.Stok Aman, Daging Sapi Rp 90 ribu/kg

Pedagang pasar gede (tiga lantai) kota Klaten
Klaten Mattanews.com -  Memasuki bulan suci Romadhon harga kebutuhan sembago di pasar pasar Klaten Jawa Tengah masih normal dan belum ada kenaikan signifikan. Harga daging sapi masih di kisaran Rp 90 ribu/kg. Telur mengalami kenaikan dari Rp 18.000/kg menjadi Rp 22.000/kg. Harga tersebut terpantau setelah Disperindagkop dan UMKM Klaten melakukan sidak ke beberapa pasar yang ada di Klaten, dimana posisi stok bahan baku aman hingga lebaran.

“ Belum ada kenaikan secara signifikan. Dan saya harapkan tidak ada kenaikan yang ektrem menjelang lebaran nanti. Saat ini harga masih dikisaran normal. Jika ada kenaikan hanya dibeberapa komuditas tertentu dan tidak besar. Sementara kita akan terus melakukan pemantauan agar stok 9 bahan pokok pangan tidak mengalami kelangkaan”, demikian ditegaskan Kepala Disperindagkop dan UMKM Sartiyasto didampingi Kabid perdagangan Bambang Budi Susilo (BBS).
Kepala pasar Gede (tiga lantai) Klaten Badarudin
Menurut Sartiyasto pihaknya akan terus melakukan pemantauan guna memastikan ketersediaan kebutuhan bahan pokok pangan. Hasil sidak yang dilakukan Senin lalu menurut Sartiyasto, kenaikan di beberapa bahan pokok masih bersifat normal. Dan diharapkan denagan stok cukup tidak terjadi lonjakan harga tinggi.

Sementara itu Kepala pasar gede Klaten (tiga lantai) Badarudin meneranagkan hingga saat ini belum terjadi lonjakan secara signifikan. Misalnya beras (C4) hanya mengalami kenaikan sekitar rp 300/kilogramnya dari Rp 10.700 kini menjadi rp 11.000/kg. Daging sapi stabil diharga Rp 90.000/kg, daging ayam Rp 30.000/kg, bawang merah masih bertahan diharga Rp 30.000/kg dan bawang putih Rp 36.000/kg. Sementara telur sedikit mengalami kenaikan dari Rp 18.000 menjadi Rp 22.000. Minyak goreng eksis diharga 12.000/kg.
Kepala pasar Srago Klaten Agus MC
Hala sama disampaikan Agus kepala pasar Srago, yang mengatakan belum ada perbahan harga yang menyolok. Biasanya jika terjadi kenaikan dirinya tahu langsung dari pedagang, karena pasar srago merupakan pasar induknya Klaten tempat turunnya dagangan langsung dari petani.”Pasar srago hidup 24 jam mas, dari pagi hingga pagi hari. Sore dan malam para petani dari berbagai daerah datang membawa dagangan, jam 02.00 pagi bakul  ambil dagangan pagi untuk pasar biasa”, ujarnya.(njul/get)  

Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...