Dianggap Mencemarkan Nama Baik Dan Menghasut, Oknum LSM Dilaporkan Ke Polisi.

Dialog antara anggota LSM dan peragkat desa.
Klaten Mattanews.com – Diduga melakukan provokasi warga dengan menyebar slebaran di masyarakat Kepala Desa Glagah Wangi, Polanharjo Klaten Jawa Tengah melaporkan Agus Harjono anggota LSM yang bertindak selaku ketua koordinator aksi. Agus dinilai telah melakukan provokasi warga dengan selebaran yang membuat resah warga dan mencemarkan nama baik.

“Kami akan laporkan yang bersangkutan ke pihak polisi karena berdasarkan data yang ada termasuk selebaran yang disebar, yang bersangkutan jalas telah melakukan upaya provokasi dan menghasut warga sehingga membuat resah. Dan apa yang tertera dalam selebaran tersebut tidak benar, sehingga ini merupakan pencemaran nama baik”, demikian ditegaskan Kepala Desa Gelagah Wangi Wuryanto.

Jum’at (3/6)  belasan warga desa Gelagahwangi, Polanharjo, Klaten mendatangi  kantor balai desa untuk menyapaikan aspirasi terkait kinerja perangkat desa dan transparasi penggunaan anggaran pembangunan  oleh kepala  desa. Dalam penyampaian aspirasi tersebut dikatakan, kepala desa selaku perangkat tertinggi di pemerintahan desa,dinilai mengambil kebijakan dan keputusan tanpa melibatkan perangkat desa serta BPD selaku mitra kerja pemerintah desa.

Usai melakukan orasi dihalaman balai desa, Agus Harjono dan joko di terima oleh kepala desa untuk menyampaikan tuntutannya. Pada kesempatan tersebut selain menyampaikan tuntutan terkait dilibatkannya perangkat desa dan BPD dalam kegiatan pembangunan, Agus juga meminta kepala desa  Gelagahwangi transparan dalam menggunakan anggaran kepada masyarakat.

“kami meminta kepada kepala desa untuk melibatkan perangkat desa dan BPD dalam kegiatan pembangunan desa, selama ini kepala desa tidak pernah melibatkan BPD dalam mengambil kebijakan”. Ujar Agus Harjono dalam orasinya di halaman balai desa. Untuk itu lanjut Agus,  dirinya menutut kepala desa untuk mefungsikan perangkat desa dan BPD sebagaimana mestinya.

Menurutnya ada beberapa indikasi penyimpangan terkait penggunaan anggaran pembangunan. Dari beberapa kegiatan pembangunan tersebut Agus mencontohkan tentang pengunaan anggaran renovasi gedung balai desa dan pembangunan gapuro. Dirinya menilai bahwa anggaran yang di gunakan untuk dua kegiatan tersebut tidak sesuai dengan jumlah yang di SPJ kan.

Menanggapi hal itu, kepala desa Gelagahwangi Wuryanto berterima kasih kepada Agus Harjono dan Joko selaku koordiantor aksi dalam mengkritisi kinerjanya selaku kepala desa dan perangkatnya desa lainnya. Sebelum menyapaikan ke pokok masalah, Wuryanto selaku kepala desa memberikan penjelasan tentang fungsi dan tugas BPD selaku mitra kerja pemerintah desa. Sehingga apa yang di sampaikan oleh Agus terbatahkan dengan sendirinya.

 “BPD ikut merencanakan pembangunan yang tertuang dalam RKPD dan itu bisa di buktikan dengan hadirnya BPD dalam rapat, dan penandatanganan LPJ sebagai bukti telah diterimanya laporan pembangunan oleh pemerintah desa yang sesuai perencanaan” tegas Wuryanto kepala desa Gelagahwangi. Sedangkan mengenai temuan mengenai penyimpangan yang di sampaikan oleh Agus Harjono lanjut Wuryanto, yang mempunyai kewenangan dan menentukan tim audit dari pemerintah.(lal)


Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...