Baru 93 Desa Dari 391 Desa Di Klaten Yang Peduli Jaminkan Kesehatan Perangkatnya.

Bupati Klaten Hj Sri Hartini serahkan JKN dan KIS untuk perangkat desa
Klaten Mattanews -  Hingga saat ini baru 93 desa yang mendaftarkan jaminan kesehatan untuk perangkat desanya (perdes). Premi jaminan kesehatan perdes ditanggung Alokasi Dana Desa (ADD) 2016.

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat (Bapermas) Klaten Herlambang Jaka Santosa mengatakan, saat ini sudah ada 167 desa yang mencairkan Dana Desa dan 340 desa yang mencairkan ADD. Desa yang telah mencairkan ADD diimbau untuk segera mendaftarkan jaminan kesehatan perdesnya. Fasilitas jaminan kesehatan untuk perdes diatur dalam Peraturan Bupati (Perbup) tentang penggunaan ADD dan Dana Desa 2016. ”Sampai sekarang ini baru 93 desa daftarkan ke Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Yang lain kami imbau untuk segera mendaftarkan”, tegasnya.

Klaten memiliki 391 desa dengan jumlah perdes 2.737 orang. Dari 93 desa tersebut tercatat 494 perdes yang terdaftar dalam jaminan kesehatan. Jaminan kesehatan untuk perdes berupa fasilitas kesehatan (faskes) kelas II. Adapun preminya sebesar 3% dari penghasilan tetap (siltap) perdes dan 2% dari ADD. Siltap perdes masuk dalam ADD 2016. Total ADD tahun ini untuk 391 desa sebesar Rp 126.445.071.000, sedangkan Dana Desa Rp 243.866.425.000.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Kantor Layanan Operasional Klaten Indra Martyas W menjelaskan, pendaftaran jaminan kesehatan perdes ke BPJS dilakukan secara kolektif oleh pemberi kerja. Karena perdes termasuk pegawai pemerintah non pegawai negeri (PPNPN) kategori pekerja penerima upah.

Sementara itu Bupati Klaten Hj Sri Hartini meminta agar semua perangkat desa segera mendaftarkan jaminan kesehatannya demi keamanan, kenyamanan dan ketentraman keluarga. Karena program ini memang fasilitas dan hak perangkat, maka seyogyanya digunakan agar kita bisa tenang dalam bekerja tidak gelo dikemudian hari.

“Ini bentuk kepedulian pemerintah teradap perangkat desa, dimana pemda menjamin kesehatan mereka. Sehingga nantinya tidak ada lagi keluhan ada perangkat yang merasa tidak diperhatikan kesejahteraan kesehatannya. Kita tidak tahu kapan kita dan keluarga sakit, walau kita tidak berarap sakit”, tegas Bupati  (kar/red)

Share on Google Plus

Salam mattanews com

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...