Wakil Gubernur Buka TMMD 96 Di Panggang Klaten. Betonisasi Jalan 1596 meter.

Wagub dan Bupati meninjau langsung betonisasi di lokasi TMMD
Klaten Mattanews.com – Wakil Gubernur Jawa Tengah Heru Sudjatmiko didampingi Bupati Klaten Hajah Sri Hartini SE, Danrem 074 Warastratama serta Muspida Klaten membuka secara resmi pelaksanaan kegiatan TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) ke 96 dan TMMD sengkuyung tahap 1 di Desa Panggang, Kecaatan Kemalang, Klaten Jawa Tengah. Pembukaan yang digelar dilapangan Panggang Selasa ( 3/5) dihadiri seluruh elemen masyarakat, TNI/Polri dan pegawai negeri sipil.

Komandan Kodim 0723 Klaten Letkol Inf Bayu Jagat dalam laporannya menjelaskan dalam pelaksanaan TMMD melibatkan 240 personil yang terdiri 110 pasukan SSK dari Yon Kav – 2 Tank, Yonif 408/SBH, TNI AU (Lanud Adi Sumarmo) serta Yon Siur. Ditambah unsur Komando dan staf 15 personil, tim asistensi dari Kodim Klaten 5 personil, Polres Klaten 10 personil, PNS 10 personil serta didukung 65 masyarakat setempat.
Bupati Hj Sri Hartini SE bersama Wagub Jateng dan Komandan Kodim Klaten
Dalam kegiatan ini menurut Dandim sasaran fisik yang dicapai meliputi betonisasi jalan sepanjang 1596 meter, lebar 3 meter dengan ketebalan 10 centimeter. Melakukan rehab rumah penduduk sebanyak 10 rumah serta membuat 7 jamban di rumah penduduk. Selain itu dalam kegiatan TMMD juga disasar bantuan keagamaan yakni melakukan  rehab masjid. Sementara sasaran non fisik meliputi penyuluhan wawasan kebangsaan, antisipasi giat terorisme, pemberantasaan buta huruf, penyuluhan kesehatan, pertanian, teknologi tepat guna serta kebencanaan.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam sambutannya yang dibacakan wakil Gubernur Heru Sudjatmiko menegaskan TMMD telah menjadi terobosan penyelarasan kegiatan lintas sektor dalam membantu penanggulangan kemiskinan dan terciptanya kebutuhan pangan, serta mengurangi pengangguran.
TNI dan warga gotong royong melakukan betonisasi jalan
Sementara Bupati Klaten hajah Sri Hartini SE mnyambut baik kegiatan TMMD di Klaten apalagi dilakukan diujung pelosok desa dilereng Gunung Merapi. Dengan kegiatan TMMD akan semakin mendekatkan antara rakyat dan TNI, sehingga tercipta kemanunggalan TNI dan rakyat. Kemanunggalan inilah modal utama terciptanya masayarakat yanag aman, nyaman, tentram dan kondusif.

“Dengan kegiatan TMMD di pedesaan seperti ini, selain meningkatkan potensi desa dan menggugah semangat warga untuk berkarya dan membangun, kemanunggalan yang tercipta antara TNI dan rakyat merupakan modal kokoh  dalam menanamkan nasionalisme pada rakyat, agar tidak mudah terprofokasi oleh kegiatan yang tidak jelas”, ujarnya.(tev)   

Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...