Unas Perdana Di Klaten Berjalan Lancar. Yang Sakit Bisa Ujian Di Rumah Sakit.

Siswa SD Bareng tengah mengerjakan soal ujian
Klaten Mattanews.com - Senin (16/05) Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) kabupaten Klaten melakukan inspeksi mendadak (Sidak) Pelaksanaan Ujian Akhir Sekolah (UAS) Regulair Sekolah Dasar (SD) tahun 2016. Inspeksi dilakukan dua sekolah SDN 2 Bareng Lor Klaten Utara dan  SDN 3 Bareng LorKlaten..

Kepala Disdik Klaten  H Pantoro menjelaskan, dari dua lokasi inspeksi dijumpai ada seorang anak yang bernama Aysyiah tidak masuk klas, karena yang bersangkutan sedang sakit dirawat di rumah sakit, sehingga minta ujian dilakukan di rumah sakit. “ Permintaan yang bersangkutan ujian di rumah sakit dilayani dengan mengutamakan disiplin dan kejujuran”, ujarnya.

Menanggapi adanya kegiatan sarapan dan minum susu bersama di salah sekolah di wilayah Trucuk, pihaknya menyambut baik kegiatan tersebut. “Prinsip semua upaya kebaikan disambut baik asal tidak memberatkan dan tanpa ada paksaan “ lanjutnya.

Menurut kepala Disdik Klaten, tahun 2016 ini keseluruhan peserta ujian akhir sekolah jumlahnya mencapai sebanyak 17.957 peserta. Angka tersebut meliputi peserta SD/MI Negeri swaswa sebanyak 17.936 peserta, sisanya sebanyak 21 peserta berasal dari Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB).

Disela kunjungannya kepala SDN 2  Bareng Lor Klaten Utara, Nunik Kusmani menjelaskan, jumlah peserta Ujian Akhir Sekolah tahun 2016 ini sebanyak 72 peserta. Hari ini (Senin 16/05) peserta mengerjakan soal ujian mata pelajaran bahasa Indonesia mulai jam 08.00 hingga jam 10,00, menempati empat ruang masing-masing 3 klas berisi 20 peserta terkahir 12 peserta.

Hal yang sama juga dikemukakan kepala SDN 3 Bareng Lor Klaten Utara Dwi Astuti,  jumlah peserta ujian sebanyak 52 peserta menempati tiga lokal, masing-masing berisi 20 anak yang terkahir berisi 12 anak. Kesemua peserta turut UAS yang di hari pertama mengerjakan soal Bahasa Indonesia.(mas/red)
Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...