Serobot Lahan Kas Desa, Warga Desak PKU Muhammadiyah Bongkar Sebagian bangunannya.

PKU Muhammadiyah Delanggu Klaten
Klaten Mattanews.com - Warga desa Sabrang, Delanggu, Klaten menutut bangunan PKU muhamadiyah Delanggu untuk dibongkar, pasalnya bangunan tersebut telah memakan sebagian tanah kas desa Sabrang yang terletak persis di sebelah timur gedung PKU Muhamadiyah Delanggu.Hal itu di ungkapan oleh  Yuli salah satu anggota BPD dan dua rekannya  karena pihak PKU tidak bisa untuk di ajak komunikasi secara baik-baik.

 “kami telah memberikan toleransi kepada PKU dengan hanya meminta penggantian atas penggunaan lahan tersebut, namun pihak PKU tidak menghiraukan apa yang kami minta” ujar yuli tegas.

Di ceritakan oleh Yuli dan rekannya sejak di mulainya penambahan bangunan PKU, lahan kas yang berdampingan itu terbengkalai. Dan seusai pembangunan di sinyalir luas tanah kas desa Sabrang menyusut  karena sebagian lahannya telah di pakai oleh PKU.

Mendapati hal itu warga memdesak pemerintah desa (Pemdes) untuk melakukan pengukuran ulang dengan memanggil BPN (Badan Pertanahan Nasional). Disaksikan perangkat desa, BPD, dan menegement PKU, akhirnya di lakukan pengukuran ulang. Dan hasilnya, tanah kas tersebut menyusut luasannya

 “Pengukuran seharusnya dimulai dari sisi timur  yang masih ada tugu batas tanah lama, bukan dari barat yang sudah ada pondasi bangunan PKU. Karena jika dilakukan dari barat maka hasilnya akan lain. Dengan adanya hal tersebut maka ada indikasi PKU telah mendirikan bangunan di atas tanah kas desa Sabrang. Untuk itu kami atas nama warga Sabrang minta pihak PKU Muhamadiyah Delanggu segera membongkar bangunannya karena sebagian bangunannya berdiri di atas tanah orang lain”, tegas Yuli salah satu warga Sabrang.

Terpisah, kepala desa  Sabrang Rohmat Wiyono,  membenarkan adanya permasalahan dengan PKU muhamadiayah terkait dengan batas tanah. Namun permasalahan tersebut higga kini belum elesai walau beberapa kali pihak desa telah memanggil pihak PKU Muhammadiyah. “Selama ini belum ada titik temu dan keputusan”, ujarnya.

Terkait dengan permasalahan tersebut, pihak menegement PKU Muhamadiyah Delanggu belum bisa memberikan keterangan. ”Maaf mas kebetulan petugas yang berwenang memberi keterangan tidak ada ditempat”, ujar salah satu staf saat akan dikonfirmasi. (lal/ndi)

Share on Google Plus

Salam Unknown

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...