Mbah Suci Cikal Bakal Pasar Klaten Ditemukan Tewas Di Lantai Tiga Pasar Gede.

Almarhum mbah Suci tergelatak dengan darah di kepala
Klaten Mattanews.com – Mbah Suci ( 83) nenek misterius yang diyakini sebagai cikal bakal pasar Gede Klaten ditemukan tewas dilantai III pasar Klaten dengan luka dibagian kepala. Almarhum pertama kali ditemukan oleh Rina penarik karcis pasar dan Giman penjual rokok Rabu pagi (11/5) sekitar pukul 5.40 yang saat itu tengah melintas. Penemuan langsung dilaporkan kepada keamanan pasar dan diteruskan ke Mapolsek Kota Klaten, Jawa Tengah. Almarhum tergeletak dalam posisi terlentang berada 3 meter dari gerobak tempat tinggalnya.

Petugas yang mendapat laporan langsung menuju lokasi. Dipimpin langsung Kapolsek Kota Klaten AKP Warseno, petugas langsung memasang garis polisi guna mengamankan dan melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) guna penyelidikan.
Kapolsek Kota Klaten AKP Warseno
“Hingga saat ini petugas masih melakukan penyelidikan dan memintai keterangan beberapa saksi. Belum ada kesimpulan apakah almarhum meninggal karena tindak kriminal. Tapi yang jelas di bagian kepala ada luka benjolan dan mengeluarkan darah”, demikian ditegaskan Kapolsek Kota Klaten AKP Warseno.

Kepala pasar Gede Klaten (tiga lantai) H.Badarudin menjelaskan almarhum sudah menetap dilantai tiga sejak pasar ini dibangun. Bahkan sebelum pasar tiga lantai dan Matahari Plaza ada beliau sudah ada. Namun hingga kini tidak ada yang tahu alamat dan keberadaan keluarganya. Pernah yang bersangkutan mengatakan berasal dari Jatinom, namun ketika dilacak alamat dan keluarga dimaksud tidak ada.
H.Badarudin Lurah pasar Gede(tiga lantai) Klaten
Menurut Badarudin beberapa kali pihaknya telah berupaya memindah keberadaan almarhum dari pasar, karena keberadaan sangat mengganggu pedagang dan pengunjung pasar. Bahkan beberapa pedagang dengan suka rela melakukan iuran untuk membeayai hidup sehari hari beliau dan mengusahakan agar bisa dipindah ke panti jompo. Namun hingga saat ini tdak ada satupun panti jompo yang mau menerima dengan alasan penuh tidak ada tempat.

“Selama disini kebutuhan hidup beliau ditanggung oleh pedagang sekitar yang merasa iba dan kasihan, walau dia sering marah-marah dan ngomel sendirian. Keberadaannya memang sangat mengganggu karena dalam kesehariaanya semua dilakukan ditempat (ngebrok) termasuk dalam hal buang air besar, dan tidak pernah mandi. Sehingga bau yang menyengat sanagat mengganggu pedagang sekitarnya”, ujarnya.
Tempat tinggal keseharaian almarhum
Almarhum mbah Suci sudah ada dipasar, sejak pasar Klaten belum dibangun. Konon perempuan renta yang diperkirakan berumur 83 tahun ini salah satu cikal bakal pasar Klaten. Almarhum berada di pasar gede sejak pasar tiga lantai dibangun 25 tahun lalu. Dalam keseharianya almarhum hidup dalam sebuah gerobakan pasar dengan ukuran panjang 2 meter, lebar 1,5 meter dan tinggi 1 meter, dengan pintu masuk ukuran 50X60 centimeter. Selama hidupnya perempuan malang ini hidup atas belas kasih para pedagang disekitarnya serta kepedulian pengurus kantor pasar tiga lantai.(tev)
  
Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...