Bupati Klaten Hajah Sri Hartini SE Dikukuhkan Sebagai Bunda PAUD.

Bupati Klaten Hj Sri Hartini SE bersama Bunda PAUD Klaten
Klaten Mattanews.comBupati Klaten hajah Sri Hartini SE dikukuhkan sebagai Bunda PAUD Kabupaten Klaten Jawa Tengah. Penobatan ditandai dengan penyematan selempang Bunda PAUD oleh Ina Nurrochman perwakilan Dirjen pembinaan PAUD Kemendiknas republik Indonesia. Pengukuhan yang dilakukan di komplek Masjid Raya Klaten Selasa ( 17/5) sekaligus menandai dibukanya gebyar PAUD kabuten Klaten tahun 2016. 

Ketua panitia penyelenggara Ely Riyaningsih mengatakan, gebyar PAUD kabupaten Klaten tahun 2016 melibatkan 566 peserta anak peserta PAUD dan Taman Kanak-kanak se Klaten. Maksud dan tujuan kegiatan untuk meningkatkan motivasi bermain dan belajar anak, mengembangkan bakat dan kreatifitas anak, memperkenalkan anak padaakar budaya bangsa dan menumbuhkan rasa cinta tanah air, disamping itu juga untuk meningkatkan motifasi tenaga pendidik dalam pembinaan dan penyelenggaraan program PAUD.

Jenis kegiatan yang dilakukan, peserta PAUD Pos A berupa menempel Pola, Memindahkan Bola, Memeras Kelapa Parut, Pos Meneta Botol dalam Dunak, Meronce dengan Rantai. Untuk Anak Usia TK Pos kegiatan berupa memasukkan kelereng dalam botol plastik, lari estafet dan finger Painting. “  Kegiatan ini masing-masing akan memilih juara1 hingga 3, dan penampil terbaik akan disertakan ke lomba yang sama di tingkat Propinsi pada akhir Mei 2016 “ tambahnya.
Bupati Klaten Hj Sri Hartini SE bersama Nindya Bunda PAUD Nasional.
Bupati Klaten Hajah Sri Hartini SE dalam sambutannya mengatakan, diperlukan lingkungan belajar yang kondusif dalam upaya mendidik agar anak tumbuh cerdas dengan budi pekerti yang baik. Karena usia dini adalah masa keemasan anak sehingga perlu diciptakan lingkungan belajar yang kondusif, agar anak termotifasi dalam belajar dangan bimbingan serta arahan secara optimal.

”Masa usia dini merupakan periode emas sekaligus kritis bagi anak, dimana perkembangan dalam periode ini sangat berpengaruh terhadap perkembangan periode dewasa. Maka masa yang hanya sekali ini harus digunakan dan dimanfaatkan sebaik mungkin agar anak tumbuh maksimal seperti yang kita harapakan”, tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut orang nomor satu di Klaten ini juga berpesan pada para orang tua dan guru pendidik, untuk lebih waspada mengasuh, mengawas dan mendidik anak. Banyaknya berita tentang kenakalan yang dilakukan anak membuat kita semua miris.

“Orang tua harus hati-hati jangan biarkan anak mendapat konsumsi berita maupun tingkat laku yang tidak pas, karena anak menyerap semua yang ia terima entah itu baik atau buruk. Dan hal yang tak kalah penting memberi pengertian, bimbingan atau mengawasi anak-anak kita jika sudah mulai menggunakan alat teknologi seperti HP atau internet agar anak tidak salah mengkonsumsi”, tegasnya.(lal/red/mas)
Share on Google Plus

Salam mattanews com

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...