Budi Sarjono: Tukarkan Dengan Yang Baik Jika Menerima Beras Raskin Jelek.

Petugas saat tinjau pembagian raskin di daerah.
Klaten Mattanes.com - Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah (Setda) kabupaten Klaten melakukan pembagian jatah Beras Miskin (Raskin) bulan Mei 2016. Pembagian yang mulai dilakukan Selasa (17/5) langsung dipantau Kepala Sub Bagian Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Perindagkop dan UKM) Bagian Perekonomian Budi Sardjono

Kasubbag Perindagkop dan UKM Budi Sarjono mengemukakan, Program Raskin/Rastra Klaten Bulan Mei 2016 yang disalurkan dari Gudang Beras 301 Karanganom Klaten Utara yang tersebar di   401 desa / kalurahan sebanyak 108.527 RTM dengan jumlah beras 1.627.905 Kg.  Panyaluran dilakukan  mulai tanggal 10 hingga 19 Mei secara bertahap setiap hari 3 hingga 5 kecamatan .

Lebih lanjut Budi Sardjono menjelaskan, sesuai ketentuan dari Pusat alokasi Raskin di Klaten untuk Bulan Februari dan Maret 2016 beras Kwalitas Premium, Januari, April dan Mei beras Kwalitas Medium. Sementara untuk bulan Juni 2016 yang bertepatan dengan bulan Puasa jadwal pembagian Raskin dilakukan 2 kali, sekali kwalitas Premium dan Medium .

Dalam kesempatan tersebut Budi juga meminta agar masyarakat langsung melaporkan ke tim Raskin Kabupaten jikaa menerima beras dalam kondisi jelek.”Jika warga menerima menerima jatah Raskin tidak sesuai ketentuan ( Kadar Air 14 % Broken maksimun 20 %) atau terdapat kutu bisa langsung melapor kepada tim raskin kabupaten di Bagian perekonomian, atau ke gudang Bulog terdekat. Maksimal dalam jangka waktu 24 jam beras yang tidak layak akan kami ganti”, tegasnya.

Sementara itu Kepala desa Ngaran Hari Wibowo kepada petugas pemantauan Raskin kabupaten menjelaskan, jumlah rumah tangga sasaran penerima manfaat (RTSPM) penerima jatah Raskis tahun 2016 didesanya sebanyak 273 KK dari jumlah 1500 KK yang terdiri dari 4000 jiwa. Pengambilan dan pembayaran Raskin dikoordinir setiap RT, uang disetor kepada petugas Raskin desa. “ Selama ini pendistribusian dan penerimaan berjalan lancar tanpa ada komplin, warga membayar Rp. 1600,00 / Kg atau total sebesar Rp. 24.000,00 setiap sak berisi 15 Kg “ terangnya.(mas/hil)
Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...