Klaten Siaga 1 Sampah. 3 Hari Menumpuk Diatas Truk.

Tumpukan sampah di tengah pasar Klaten Kota
KLATEN Matanews,com – Klaten kembali dipusingkan dengan masalah sampah. Problem yang belum tu tas dalam 5 tahun terakhir ini,kini kembali menghantui warga Klaten. Tiga hari terakhir petugas sampah tidak bisa membuang produksi sampah di Klaten yang setiap hari rata-rata mencapai sekitar 3.284,79 meter kubik. Akibatnya kini puluhan truk pengangkut sampah hanya parkir di work shop DPU Klaten. Sementara sampah dibeberapa tempat mulai menggunung  dan menimbulkan bau busuk menyengat.

Beberapa sopir truk pengangkut sampah saat ditemui mengaku belum bisa membuang sampah karena beberapa TPA seperti Joho di Prambanan dan Gemampir di Karangnongko penuh dan sudah tidak bisa menampung. Sementara rencana pembuatan TPA di Troketon Pedan Klaten hingga kini masih terkatung-katung.

” Sampai saat ini saya belum dapat perintah dari pimpinan harus membuang sampah dimana. Sehingga sudah tiga hari truk dengan muatan penuh saya parkirkan di halaman kantor work shop DPU Klaten”, ujar salah satu sopir.

Hasil investigasi lapangan Mattanews mendapatkan gunungan sampah ada di hampir sudut kampung atau pasar. Di pasar gede Klaten kota, gunungan sampah sudah membuat pedagang dan pengunjung pasar resah. Bau busuk yang begitu menyengat membuat pembeli enggan datang ke pasar. Hal sama juga terjadi di beberapa bak sampah sementara. Karena sudah tak mampu menampung, akhirnya banyak warga yang membuah sampah disepanjang sungai terdekat.
Kabid Pertamanan&Kebersihan PU Klaten M.Sodiq
Kabid pertamanan dan kebersihan DPU ESDM Klaten M. Anwar Shodiq menjelaskan saat ini pihaknya tengah melakukan pembicaraan dengan pihak Kepala Desa Jomboran Klaten Tengah terkait rencana pembuangan sampah sementara ditanah DPU yang ada di Desa Jomboran. Menurutnya DPU masih punya lahan kosong sekitar 700 meter persegi yang letaknya tak jauh dari TPA Jomboran.

“Saat ini kita sedang kulonuwun dan pendekatan dengan pihak desa Jomboran, karena kita akan membuang sampah di tanah kita sendiri yang ada di dekat komplek TPA Jomboran. Untuk jangka panjang kita masih menunggu realaisasi pembuatan TPA Troketon Pedan yang hingga kini masih terus diupayakan segera dibangun”, Ujarnya.(get/red)
Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...