Klaten Perang Terhadap Vandalisme.Pelaku Bisa Dijerat Hukuman.

Koordinasi membahas vandalisme di Mapolres Klaten
Klaten Mattanews.com  - Aksi vandalisme di Klaten sudah mengkhawatirkan. Dalam rangka mengantisipasi maraknya Vandalisme (corat coret tembok) di Klaten, Polres Klaten mengadakan rakor yang di hadiri oleh seluruh mapolsek Klaten ,unsur Pemkab Klaten, serta relawan. Kegiatan yang bertujuan untuk mensinergikan semua unsur dalam menangani vandalisme.

Rapat khusus membahas aksi vandalisme itu diikuti Asisten 2 Bambang Sigit Sinugroho, Kasi Pidum Kejari, Slamet Riyadi, Pasi Intel Kodim Kapten Inf Supardi dan jajaran Kapolsek.
“Bukan hanya sungai saja yang kita bersihkan, adapun vandalisme juga harus kita bersihkan” ujar wakapolres Klaten, Kompol Hendri Yulianto, Selasa (19/4) saat rapat koordinasi di Mapolres.

Menurut Wakapolres, pelaku vandalisme biasa di dominasi oleh remaja dan kalangan pelajar, selain melakukan pembinaan, penyediaan tempat Khusus untuk penyaluran hoby, akan di lakukan tindakan tegas dengan menerapkan KUHP ataupun perda yang berlaku.

Tindakan repernsif aparat di mungkinkan sebagai jalan terakhir bagi pelaku apabila berbagai upaya tidak di indahkan. Hal tersebut dilakukan untuk memberi efek jera bagi pelaku vandalisme.
Mengacu pada kejadian di desa Gergunung, pelaku vandalisme tertangkap oleh warga, namun sanksi yang di berikan masih ringan. Mengecat ulang tembok.
Asisten I Sekda Klaten Bambang Sigit Mbalak Sinugroho
Di sisi lain, Asisten 2 Pemkab Kalten Bambang Sigit mengatakan vandalisme adalah persoalan khas yang mayoritas pelakunya remaja dan pelajar. Sasarannya bisa rumah, gedung pemerintah, sampai rambu jalan. Untuk itu perang terhadap vandalisme akan dimulai.“ Untuk memerangi aksi ini perlu kerja sama antar instansi terkait sehingga demi hasil yanag maksimal dan efetif”, jelasnya.

Aksi corat-coret di Klaten saat ini sudah sangat memperihatinkan. Para pelaku vandalisme sudah tidak menggubris sasaran yang dituju. Entah itu tembok rumah,bangunan umum, pagar jalan atau gedung semua tak luput dari sasaran.(lal/red)

Share on Google Plus

Salam mattanes

1 komentar:

  1. Kami dukung karena itu merusak pemandangan dan dapat menimbulkan efek negatif lainnya...rumah kami juga sudah jadi korbannya.

    ReplyDelete

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...