Hari kedua Satpol PP Klaten Tutup 11 Alfamart dan Indomaret di 7 Kecamatan.

Bupati Klaten saat menutup Indomaret
Klaten Mattanews.com -  Hari kedua pelaksanaan penegakan hukum Perda, satuan Polisi pamong Praja Kabupaten Klaten berhasil menutup 11 toko Indomaret dan Alfamart.  Dengan demikian total toko berjaring yang sudah ditutup hingga saat ini Kamis (14/4) berjumlah21 buah toko yang disegel. Proses penutupan yang dipimpin Drs Slamet Widodo tidak menemukan kendala berarti dilapangan.

Tim Satpol PP yang dibantu aparat TNI dan Polri melakukan operasi di tujuh kecamatan antara lain, Tulung, Polanharjo, Wonosari, bayat, Pedan, Trucuk dan kecamatan Cawas. Dari 11 toko yang berhasil ditutup rata-rata, para pemiliknya sudah menutup terlebih dahulu. Sehingga ketika petugas datang toko sudah dalam kondisi tutup. Namun demikian petugas tetap memasang segel penutupan warna kuning.
 
Bupati didampingi Kasat Satpol PP Klaten Drs Slamet Widodo memberi arahan pada pengelola toko
“Secara umum petugas tidak menemui kendala berarti di lapangan. Pengelola tokopun  hanya menyaksikan proses penyegelan. Mereka tidak melakukan aksi protes karena sadar toko yang dikelolanya memang belum memiliki ijin”, demikian ditegaskan Kasat Satpol PP Klaten Drs Slamet Widodo.

Menurut Widodo hingga hari kedua total toko yang berhasil ditindak sebanyak 21 toko. Dengan demikian tinggal 8 toko yang belum ditutup (disegel), rencananya akan dilakukan hari Jum’at (15/4). 8 toko yang belum disegel tersebut ada di beberapa kecamatan seperti Manisrenggo, Jogonalan, Klaten Selatan, Wedi dan kecamatan Ceper.

“Sesuai intruksi dan arahan Bupati Klaten Ibu Sri Hartini SE, penegakan hukum harus dilakukan guna menegakkan aturan dan menjaga citra wibawa Pemda. Maka Satuan Polisi Pamong Praja selaku pengaman Perda akan bertindak profesional dalam melakukan penegakan hukum dilapangan tanpa terkecuali”, tegas Slamet Widodo. (tev)
Share on Google Plus

Salam mattanes

2 komentar:

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...