Gerakan Kali Bersih Kepedulian Wong Klaten Lestarikan Sungai.

Relawan membersihkan sungai Cangak di Wilayah Bayat

Klaten Mattanews.com – Belum lama Pemerintah Kabupaten Klaten menggelar acara sekolah sungai yang diikuti oleh seluruh elemen masyarakat mulai dari TNI/Polri, pelajar, relawan, mahasiswa, ASN serta masyarakat umum. Sesuai harapan dan arahan Bupati Klaten Hj Sri Hartini SE, hendaknya gerakan tersebut bisa mengembalikan sungai pada fungsi utamanya, yakni sebagai sumber pengairan sawah petani, dan tempat hidup eko sistim alam disekitarnya seperti ikan dan lainnya.

Hari ini Minggu (9/4) apa yang mereka dapatkan mulai dipraktekan dilapangan. Sekitar 4000 relawan pencinta sungai mulai dari komunitas relawan, pencinta alam, pelajar, TNI/Polri, ASN serta swasta terjun melakukan bersih-bersih sungai menyusuri sungai di 5 wilayah exs tubup Bupati. Dimulai sejak pukul 08.00 mereka membersihkan sungai dari sampah serta melakukan perbaikan tanggul disertai penyuluhan pada masyarakat sekitar tentang pentingnya sungai bagi kehidupan.
Sekda,Camat,Kapolsek dan warga gotong royong bahu membahu
Sekda Klaten Joko Sawaldi didampingi Camat Cawas M.Nasir dan Camat Bayat Edy Hariyanto, saat ditemui di sungai Cangak, Kecamatan Bayat Klaten menjelaskan gerakan bersih-bersih sungai saat ini dibagi di 5 wilayah exs Tubub Bupati (kawedanan). Wilayah kota, Pedan, Karanganom, Prambanan, serta Delanggu. Gerakan bersih-bersih dilakukan secara gotong-royong dengan dana swadaya melibatkan semua unsur yang ada.

“Gerakan ini akan terus berlanjut disertai dengan penyuluhan bagi masyarakat tentang pentingnya sungai bagi kehidupan. Selain bersih-bersih sungai gerakan ini juga melakukan gerakan penghijauan, khususnya lahan yang ada ditepi sungai (tanggul) guna mencegah terjadinya banjir yang diakibatkan jebolnya tanggul sungai. Saat ini kita menanam sekitar 3000 pohon Gayam dan Munggur”,ujarnya.
Bupati Klaten Hj Sri Hartini SE
Bupati Klaten Hj Sri Hartini SE menyambut baik gerakan yang dilakukan para relawan, TNI/Polri, ASN swasta serta semua unsur masyarakat tersebut. Dirinya berharap gerakan tersebut hendaknya bisa berkesinambungan dan berdampak positif bagi warga. Untuk itu selain gerakan di lapangan hendaknya disertai penyuluhan, sehingga rakyat bangkit kesadarannya dan mau mencintai sungai.      

“Kita berharap sungai di Klaten kembali seperti dulu, bersih dan banyak ikannya serta kehidupan eko sistem disekitarnya. Bisa untuk pengairan sawah petani serta bebas dari sampah. Untuk itu kepedulian dan kecintaan akan sungai perlu ditanamkan pada warga”, demikian ditegaskan Hj Sri Hartini saat ditemui di rumah dinas Bupati.(get/red)
Share on Google Plus

Salam mattanes

1 komentar:

  1. Dengan adanya gerakan kebersihan tersebut akan terciptanya warga yang sehat dan juga memikat daya tarik wisata di Klaten.

    ReplyDelete

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...