Bupati Klaten Hj Sri Hartini Kunjungi Keluarga Bayu.Minta Pemerintah Bayar Uang Tebusan.

Bupati Klaten Hj Sri Hartini bersama ibunya bayu dan adik bungsunya.
KLATEN Mattanews.com – Keluarga Bayu Oktafianto (22) awak kapal Indonesia yang disandera kelompok Abu Sayaf di Filipina meminta agar Pemerintah Indonesia segera membayar uang tebusan yang diminta agar seluruh warga Indonesia yang disandera bisa selamat. Hal tersebut disampaikan Sutomo (49) orang tua Bayu ditemani sang istri Sri Rahayu dihadapan Bupati Klaten Hj Sri Hartini saat mengunjungi kediamannya di dukuh Miliran, Desa Mendak, Kecamatan Delanggu Jawa Tengah, Selasa (5/4)

“Saya sangat berharap agar pemerintah Indonesia dalam hal ini Bapak Presiden Joko Widodo segera memerintahkan pembantunya agar masalah ini segera selesai. Kalau boleh saya minta, pemerintah segera melunasi uang tebusan yang mereka minta agar nyawa sepuluh awak kapal asal Indonesia termasuk anak sulung saya bisa pulang dengan selamat. Apalagi batasan waktu yang mereka berikan tinggal 3 hari”, ungkap Sutomo dihadapan Bupati dan puluhan awak media.  
Bupati Hj Sri Hartini bersama Sutomo orang tua Bayu
Menurut bapak 4 anak ini, dia dan istri serta ketiga adik Bayu semakin dekat dengan batasan waktu tanggal 8, hatinya semakain galau dan galau. Bagaimanapun juga sebagai orang tua dia dan istrinya tak sanggup dan dan tega jika terjadi apa-apa dengan putra sulungnya yang selama ini menjadi tumpuan harapan keluarga.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Klaten Hj Sri Hartini meminta agar keluarga tetap kuat, tabah dan yakin Bayu akan pulang dengan selamat. Menurut Bupati saat ini pemerintah Indonesia dan pak Presiden telah berusaha dengan berbagai cara agar penyelesaian sandera bisa rampung dengan cara-cara yang kondusif aman dan sukses. Untuk itu keluarga tak perlu kawatir dengan apa yang telah dilakukan pemerintah. Karena pemerintah berupaya semaksimal mungkin memulangkan 10 ABK kapal yang disandera dalam kondisi sehat, selamat dan aman.  
Bayu Oktafianto sulung dari 4 bersaudara
“ Sekarang yang terpenting mari kita berdoa, semoga Tuhan memberi jalan yang terbaik dalam masalah ini. Para sandera termasuk mas Bayu dapat segera pulang dengan selamat, berkumpul kembali bersama keluarga seperti semula. Mari kita doakan semoga mas Bayu disana juga diberi kekuatan dan ketabahan serta muzizat dari Tuhan agar terhindar dari marahabaya” ujar Bupati.

Selain memberi motivasi semangat dan berdoa untuk bayu, Bupati Klaten juga berkenan memberi sekedar uang tali asih dan sembako pada keluarga Sutomo.” Tali asih ini besarnya tidak seberapa. Namun ini bagian dari bentuk kepedulian pemerintah Kabupaten Klaten terhadap  warganya. berkah dan bermanfaat ”, tandas Bupati.(tev)
Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...