Bayu ABK Asal Klaten Yang Disandera Abu Sayaf, Rencananya Akan Menikah Usai Lebaran.

Bayu Oktafianto salah satu dari 10 ABK Kapal yang diculik kelompok Abu Sayaf

Klaten Mattanews.com – Bayu oktafianto (22) salah satu dari 10 ABK Indonesia yang di sandera kelompok Abu Sayaf Filipina, ternyata berencana akan segera menikah usai lebaran tahun ini. Pemuda lajang warga dukuh Miliran, Desa Mendak, Kecamatan Delanggu, Klaten Jawa Tengah terakhir turun dari layar Desember 2015 dan baru kembali naik kapal Januari 2016.

“ Anak saya rencananya akan menikah usai lebaran tahun ini mas. Pulang kemarin selain nengok keluarga juga mengurus perihal persiapan pernikahan. Namun setelah ada peristiwa ini saya semua berantakan. Semoga saja pemerintah Indonesia segra cepat bertindak dan seluruh sandera termasuk anak saya segera pulang kembali berkumpul dengan keluarga”, demikian dituturkan Sri Rahayu ibu Bayu sambil menggendok Fatimah (4) adik bungsu Bayu.
Sri Rahayu ibu kandung Bayu menggendong si bungsu Fatimah dan kerabat
Menurut ibu 4 anak ini, sebelum kejadian tidak ada firasat apapun yang mereka terima. Semua berjalan normal, termasuk sang suami yang juga tidak punya firasat apa-apa. Sebabagi anak tertua, Bayu memang termasuk tiang ekonomi keluarga. Pembawaan yang supel, baik dan rajin mampu menjadi harapan keluarga termasuk membantu ekonomi keluarga dan ketiga adiknya yang masih kecil yakni Janis, Nawang dan si bungsu Fatimah.
Rumah orang tua Bayu di Mendak Delanggu Klaten
Saat ini lanjut Sri Rahayu, anaknya memang sudah bertunangan dengan Santi wanita idamannya. Bahkan menurut rencana mereka akan melangsungkan pernikahan usai lebaran tahun ini, sesuai kesepakatan. Namun dengan musibah ini semua menjadi belum pasti. Yang jelas calon menantu saya yang kini masih bekerja di salah satu dealer motor bisa memahami dan menerima kondisi ini.”Mudah mudahan cobaan ini segera berakhir dan anak saya bisa segera menikah seperti yang mereka rencanakan berdua”, harapnya.

Hal tersebut dibenarkan tetangga dan warga setempat yang mengatakan sosok Bayu adalah anak soleh, rajin, pendiam dan tidak neko-neko. “Anaknya nurut dan selalu membantu kedua orang tuanya mas. Sehingga usai sekolah dia langsung mencari pekerjaan demi masa depan dan memantu keluarga”, ujar salah satu tetangga.  (tev)

Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...