471 Jemaah Calon Haji Klaten Periksa Kesehatan di RSUD Bagas Waras Klaten.

Megah: RSUD Bagas Waras Buntalan Klaten Jateng
Klaten Mattanews.com -  Sebanyak 741 jemaah calon haji asal Klaten melakukan pemeriksaan kesehatan di RSUD Bagas Waras Buntalan, Klaten, Jawa Tengah. Pemeriksaan yang dimulai sejak Senin 4 April 2016 akan selesai pada 21 April mendatang. Sebanyak 14 tim medis RSUD Bagas Waras siap melayani semua keperluan calon jemaah yang berkaitan dengan kesehatan. Selain itu RSUD juga mengetrapkan kebijakan pemberian keringangan beaya hingga 20 persen dari tarif umum.

“ RSUD siap memberi pelayanan yang terbaik guna memeriksaa kesehatan jemaah calon haji Klaten. Saat ini kita sudah menyiapkan 14 tenaga medis dan non medis guna melayani keperluan pasien. Selain itu, semua peralatan medis dan obat yang diperlukan juga sudah kita siapkan”, demikian dijelaskan Direktur RSUD Bagas Waras Klaten dr Limawan didampingi Kabid penunjang Medik Veronica Retno Setyaningsih dan ketua panitia Dwi Supriyanto.

Menurut Limawan sebagai rumah sakit milik Pemda dan baru pertama kali melakukan pemeriksaan jemaah caon haji, RSUD akan memberi pelayan yang terbaik untuk mereka. Hal ini juga dilakukan untuk pasien lainnya. Khusus untuk layanan pemeriksaan kesehatan jemah calon haji rumah sakit memang mengetrapkan keringan sebesar 20 persen dari tarif biasa ditambah pengadaan obat dengan harga ringan.
Dirut RSDU Bagas Waras bersama staf & anggota DPRD Klaten
Kabid penunjang medik V.Retno Setyaningsih menjelaskan dalm sehari RSUD akan melayani sekitar 60 jemaah calon haji. Pemeriksaan dilakukan mulai pukul 08.00 hingga selesai. Tiap pemeriksaan diperlukan waktu sekitar 1 jam/pasien.

Pemeriksaan meliputi foto rotngen, EKG (Elektro Kardiologi), laborat, imunisasi influensa, laborat serta pemeriksaan lain. Sementara itu menurut Veronika retno, khusus untuk pegadan vaksin influensa, RSUD memberi harga murah. Dimana jika harga umum berkisar Rp 200 ribu, khusus untuk layanan haji harga vaksin influensa hanya Rp 120 ribu. “ Ini harga yang sangat murah. Tujuan kita ikut membantu dan meringankan”, ujar retno.

Sementara itu Dwi Supriyanto selaku ketua panitia menegaskan suntikan vaksin influensa sangat penting bagi para calon haji karena mampu meningkatkan daya tahan tubuh dari serangan influensa yang sering dialami para jemaah di tanah suci. Jemaah dengan usia diatas 40 tahun menurut Dwi sangat berisiko tinggi terhadap penyakit. Sehingga perlu mendapatkan pelayanan ini. Sementara dari data sementara yang ada kebanyakan jemaah calon haji asal Klaten berusia lanjut usia.(tev/get)    
Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...