Tak Punya Siswa, Jelang Unas 21 Sekolah Di Klaten Akan Digabung.

Sudirno Sekretaris Pendidikan Dinas Pendidikan Klaten
KLATEN MATTANEWS.COM - Sedikitnya 21 sekolah di Klaten saat pelaksanaan ujian nasional akan digabung dengan sekolah lain. Alasannya sekolah yang bersangkutan jumlah siswanya kurang dari 20 orang. Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Klaten, Sudirno, mengatakan 21 sekolah tersebut meliputi, 5 SMP yakni SMP Muhammadiyah 1 Pedan yang akan menggabung pada SMPN 1 Pedan, SMP Muhamadiyah 20 Kebonarum menggabung pada SMPN 1 Kebonarum, SMP Pancasila Ceper akan menggabung pada SMPN 1 Ceper, SMPIT Smart Cendekia menggabung pada SMPN 1 Karanganom, dan SMP Putra Bangsa menggabung pada SMPN 3 Klaten.

“Untuk 16 SMA dan SMK yang digabungkan dengan sekolah lain yaitu SMA Cokroaminoto ke SMAN 1 Jogonalan, SMA Muhammadiyah 12 Krakitan ke SMAN 1 Bayat, SMA Muhammadiyah 5 Juwiring ke SMAN 1 Ceper, SMA Muhammadiyah 8 Bayat ke SMAN 1 Bayat, SMA Ibnu Abbas Klaten ke SMAN 2 Klaten,” ungkapnya kepada wartawan, Kamis(24/3). 

Dijelaskan lebih lanjut SMKN 1 Jogonalan jurusan multimedia ke SMKN 1 Tulung, SMK Muhammadiyah 1 Klaten Tengah jurusan kimia industri ke SMK Batur Jaya 2 Ceper, SMK Muhammadiyah Delanggu jurusan farmasi ke SMK Muhammadiyah Delanggu, SMK Nasional Klaten jurusan teknik komputer jaringan ke SMK Muhammadiyah 4 Klaten Tengah, SMK Pemula Prambanan jurusan teknik otomotif kendaraan ringan ke SMK Nasional.

Tentang kesispan siswa sendiri menurut Sudirno semua peserta UN ataupun UNBK di Klaten sudah siap. UN SMP akan dilaksanakan pada 9 Mei hingga 12 Mei 2016, UN SMA pada 4 April hingga 6 April 2016, sedangkan untuk SMK pada 4 April hingga 7 April 2016.

"Sedangkan,  SMK Petrus Kanisius (UNBK) jurusan teknik komputer jaringan ke SMKN 4 Klaten, SMK Tekstil Pedan jurusan teknik sepeda motor ke SMK Muhammadiyah 3 Klaten Utara, SMK Berbudi Gantiwarno jurusan teknik sepeda motor ke SMK Berbudi Gantiwarno dan keperawatan ke SMK Muhammadiyah Delanggu, SMK Tunas Cawas jurusan tata busana ke SMK Bina Patria Bangsa, SMK Bhakti Anindya jurusan multimedia ke SMK Muhammadiyah 1 Ceper," terangnya. (riq/red).
Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...